Al Sadd Sports Club berdiri sebagai salah satu klub olahraga paling sukses di Qatar yang berpusat di distrik Al-Sadd, ibu kota Doha. Klub ini mendominasi kasta tertinggi Liga Qatar dan dikenal luas dengan julukan Al Zaeem atau sang pemimpin.
Sejarah klub ini bermula dari inisiatif anggota keluarga Al-Attiyah yang dipimpin oleh Ali Bin Hamad Al-Attiyah pada tanggal 21 Oktober 1969. Mereka memutuskan untuk mendirikan klub sendiri karena tidak ingin bergabung dengan klub-klub yang sudah ada sebelumnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNama klub diambil dari wilayah tempat tinggal sang pendiri di distrik Al-Sadd, Doha. Setelah berkonsultasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu, izin pendirian resmi diterbitkan untuk memulai perjalanan kompetitif mereka.
Selain sepak bola, klub ini juga memiliki tim untuk berbagai cabang olahraga lain seperti bola tangan, bola basket, bola voli, tenis meja, hingga atletik, menjadikannya institusi olahraga terlengkap di kawasan tersebut.
Perjalanan Prestasi Gemilang Al Sadd di Kancah Domestik dan Asia
Di kancah domestik, Al Sadd memegang rekor nasional dengan koleksi puluhan kejuaraan resmi sepak bola sejak era awal pembentukan liga profesional di Qatar.
Klub ini mencatatkan sejarah besar pada tahun 1989 dengan keluar sebagai klub Arab pertama yang sukses menjuarai Kejuaraan Klub Asia setelah menumbangkan wakil Irak, Al Rasheed.
Kejayaan tersebut berlanjut pada tahun 2011 ketika mereka kembali mengangkat trofi Liga Champions AFC dan mewakili benua Asia di ajang Piala Dunia Antarklub FIFA.
Hingga saat ini, Al Sadd tetap mempertahankan status sebagai kekuatan utama sepak bola Qatar sekaligus penyuplai pemain penting bagi tim nasional.