Elano Blumer merupakan mantan pesepak bola profesional asal Brasil yang dikenal luas berkat visi permainan, akurasi operan matang, serta kepiawaiannya mengeksekusi bola mati. Sepanjang karier profesionalnya sebagai gelandang serang, pemain kelahiran 14 Juni 1981 ini sukses menorehkan prestasi membanggakan baik di level klub maupun saat memperkuat tim nasional.
Perjalanan karier senior Elano bermula di klub Brasil Santos sebelum akhirnya hijrah ke benua biru untuk memperkuat Shakhtar Donetsk di Liga Ukraina. Penampilan impresifnya di Ukraina mengantarkannya mencatatkan sejarah sebagai pemain Liga Utama Ukraina pertama yang mendapat panggilan resmi untuk memperkuat skuad tim nasional Brasil.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePada Agustus 2007, Manchester City resmi mendatangkan gelandang berbakat ini dengan nilai transfer mencapai delapan juta poundsterling guna memperkuat lini tengah mereka. Musim perdana Elano di Inggris langsung diwarnai kontribusi signifikan berupa torehan gol penting serta assist krusial yang memukau manajer Sven-Goran Eriksson saat itu.
Setelah berkarier di Inggris, Elano melanjutkan petualangan sepak bolanya dengan bergabung bersama klub raksasa Turki Galatasaray pada musim panas 2009. Sambutan meriah dari ribuan suporter di bandara menandai awal kepindahannya ke Istanbul sebelum ia memutuskan kembali memperkuat klub masa mudanya di Brasil.
Prestasi Bersama Timnas Brasil dan Petualangan Global
Di level internasional, Elano mencatatkan total 50 penampilan resmi bersama tim nasional Brasil antara rentang tahun 2004 hingga 2011 dengan menyumbangkan sembilan gol. Ia turut menjadi bagian penting dalam skuad Selecao ketika meraih gelar juara Copa Amerika 2007 serta Piala Konfederasi FIFA 2009.
Kiprah internasionalnya berlanjut hingga putaran final Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan di mana ia tampil konsisten menggalang lini tengah tim Samba. Konsistensi permainan tingkat tinggi membuat namanya disegani sebagai salah satu gelandang kreatif paling berbahaya di masanya.
Memasuki fase akhir karier sebagai pemain, Elano sempat merantau ke India untuk memperkuat klub Chennaiyin FC dalam ajang Liga Super India musim 2014. Kontribusi instan langsung ditunjukkannya dengan keluar sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai pemain bintang marquee berpengalaman.
Gantung sepatu dari lapangan hijau tidak lantas membuat Elano meninggalkan dunia sepak bola yang telah membesarkan namanya di kancah global. Ia lantas beralih profesi menjadi seorang pelatih profesional dan kini dipercaya mengemban tugas sebagai juru taktik tim akademi muda klub Santos.