Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Profil Hidetoshi Nakata, Maestro...
OLAHRAGA

Profil Hidetoshi Nakata, Maestro Lapangan Hijau Asal Jepang

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 13 Agustus 2026
Profil legenda sepak bola Jepang Hidetoshi Nakata semasa berkarier di lapangan hijau

Profil legenda sepak bola Jepang Hidetoshi Nakata semasa berkarier di lapangan hijau

Hidetoshi Nakata merupakan salah satu pesepak bola paling ikonik dan terhebat yang pernah dimiliki oleh benua Asia. Lahir pada 22 Januari 1977, gelandang kreatif ini mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang masuk dalam nominasi peraih penghargaan Ballon d'Or.

Karier profesionalnya dimulai pada tahun 1995 bersama klub J1 League, Bellmare Hiratsuka, di mana ia langsung mempersembahkan gelar Asian Cup Winners" Cup. Penampilan impresifnya di kompetisi domestik maupun internasional membuatnya terpilih sebagai Pemain Terbaik Asia pada tahun 1997 dan 1998.

Kesuksesan tersebut mengantarkan Hidetoshi Nakata hijrah ke Italia untuk bergabung dengan Perugia pada tahun 1998. Pada musim debutnya di Serie A, ia langsung memukau publik sepak bola Italia dengan mencetak 10 gol, sebuah catatan impresif untuk ukuran gelandang asing yang baru berkarier di Eropa.

Puncak kejayaan karier klubnya tercipta saat ia pindah ke AS Roma pada Januari 2000 dan turut andil besar membawa klub ibu kota tersebut meraih gelar juara Serie A atau scudetto pada musim 2001. Salah satu momen paling dikenang adalah ketika ia mencetak gol jarak jauh ke gawang Juventus yang mengubah jalannya pertandingan penentuan.

Transformasi Karier dan Kiprah di Luar Lapangan

Setelah meninggalkan AS Roma, Hidetoshi Nakata sempat memperkuat Parma, Bologna, Fiorentina, hingga menutup kariernya di Liga Inggris bersama Bolton Wanderers. Ia secara resmi mengumumkan gantung sepatu pada usia 29 tahun usai memperkuat timnas Jepang di ajang Piala Dunia 2006.

Di level internasional, Hidetoshi Nakata menjadi motor lini tengah tim nasional Jepang dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut, yakni pada tahun 1998, 2002, dan 2006. Pengabdian panjangnya di kancah internasional menorehkan total 77 penampilan dan 11 gol bagi Samurai Biru.

Keputusan pensiun dini pada tahun 2006 diambil karena ia merasa kehilangan kecintaan terhadap sepak bola dan ingin menjelajahi dunia luar. Pasca gantung sepatu, Hidetoshi Nakata aktif mengeksplorasi dunia mode dan kerap menjadi ikon gaya busana pria di berbagai majalah internasional.

Selain dunia fashion, ia juga mendedikasikan dirinya untuk mempromosikan budaya tradisional Jepang, khususnya industri sake, dengan meluncurkan merek minuman serta aplikasi seluler edukasi sake. Langkah ini dilakukannya untuk mengenalkan sake agar dapat dinikmati bersama berbagai jenis kuliner global.

Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.