Tottenham Hotspur Stadium merupakan stadion multifungsi modern di London, Inggris, yang dimiliki serta dioperasikan oleh klub Premier League Tottenham Hotspur. Stadion megah tersebut berdiri menggantikan kandang historis klub sebelumnya yaitu White Hart Lane dengan kapasitas mencapai 62.850 penonton.
Bangunan ikonik itu tercatat sebagai stadion sepak bola terbesar ketiga di Inggris sekaligus kandang klub terbesar di wilayah London. Selain menggelar pertandingan sepak bola domestik, arena ini dirancang khusus untuk mengakomodasi berbagai ajang olahraga internasional termasuk laga NFL International Series.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeunggulan utama stadion terletak pada inovasi teknologi lapangan rumput sintetis ditarik pertama di dunia yang memudahkan peralihan fungsi arena untuk konser musik maupun acara hiburan lainnya. Proyek pembangunan ini sekaligus menjadi bagian utama dari program regenerasi kawasan Northumberland Development Project.
Proses pembangunan stadion sempat menghadapi berbagai tantangan penundaan akibat sengketa lahan sebelum akhirnya resmi dibuka pada tanggal 3 April 2019. Kehadiran fasilitas modern tersebut mendongkrak pendapatan komersial klub secara signifikan dalam kancah sepak bola modern.
Transformasi Sejarah dari White Hart Lane Menuju Era Modern
Meskipun pihak manajemen sempat berencana menjual hak penamaan stadion kepada sponsor komersial, nama resmi Tottenham Hotspur Stadium tetap dipertahankan hingga kini. Sebagian besar suporter setia dan media sering pula menyebut stadion tersebut sebagai New White Hart Lane.
Perjalanan sejarah kandang Tottenham Hotspur bermula ketika klub didirikan pada tahun 1882 dan menggunakan lahan publik di Tottenham Marshes untuk bertanding. Seiring meningkatnya animo penonton, klub memutuskan pindah ke White Hart Lane pada tahun 1899 untuk mengontrol tiket masuk.
Stadion legendaris White Hart Lane mengalami berbagai renovasi besar selama beberapa dekade termasuk pengurangan kapasitas penonton guna memenuhi standar keselamatan stadion sepak bola modern. Menjelang akhir tahun 1990-an, kapasitas stadion tertinggal jauh dari klub-klub rival utama di Inggris.
Manajemen klub mulai merencanakan proyek perluasan besar-besaran untuk meningkatkan pendapatan tiket yang pada masa itu menjadi sumber pemasukan krusial sebelum era hak siar televisi mendominasi. Berbagai opsi lokasi sempat dipertimbangkan termasuk rencana kepindahan ke stadion Olimpiade sebelum akhirnya fokus pada area sekitar White Hart Lane.