Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Profil UEFA Nations League,...
OLAHRAGA

Profil UEFA Nations League, Kompetisi Piala Eropa Bergengsi

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 6 Agustus 2026
Trofi UEFA Nations League dan pemain Portugal merayakan juara 2019

Trofi UEFA Nations League dan pemain Portugal merayakan juara 2019

UEFA Nations League menjadi kompetisi sepak bola internasional Eropa yang dirancang untuk menggantikan laga persahabatan dengan pertandingan kompetitif antar tim nasional setara. Kompetisi yang dikelola UEFA ini pertama kali digelar pada September 2018 dan diikuti oleh 55 asosiasi anggota dengan sistem liga berjenjang yang menerapkan promosi dan degradasi.

Format UEFA Nations League mengalami perubahan signifikan sejak edisi perdana 2018-2019. Awalnya terdiri dari empat liga dengan 12 tim di Liga A dan B, 15 di Liga C, serta 16 di Liga D. Mulai 2020-2021, struktur diubah menjadi 16 tim di Liga A, B, dan C, serta tujuh tim di Liga D untuk meningkatkan jumlah pertandingan kompetitif dari 142 menjadi 168 laga.

Portugal mencatat sejarah sebagai juara perdana UEFA Nations League setelah menggelar final di kandang sendiri pada 2019. Sejak saat itu, empat edisi telah berlangsung dengan tuan rumah final bergilir di Portugal, Italia, Belanda, dan Jerman. Juara bertahan saat ini adalah Spanyol yang menjuarai edisi 2022-2023 setelah mengalahkan Kroasia di final.

UEFA Nations League memiliki kaitan erat dengan kualifikasi Piala Eropa dan Piala Dunia. Kompetisi ini menyediakan jalur play-off bagi tim yang gagal lolos langsung melalui babak kualifikasi reguler. Untuk Piala Dunia 2026, sistem kualifikasi akan kembali memanfaatkan peringkat Nations League untuk menentukan peserta play-off putaran kedua.

Sejarah dan Evolusi Format UEFA Nations League

Uefa

Mulai edisi 2024-2025, UEFA Nations League menerapkan format baru dengan perempat final di Liga A yang melibatkan juara dan runner-up grup. Sistem promosi-degradasi juga diperbarui dengan otomatisasi dua tim terburuk di Liga C turun kasta, serta play-off promosi antara peringkat ketiga dan kedua antar liga untuk meningkatkan persaingan.

Reaksi terhadap UEFA Nations League umumnya positif karena mampu mengurangi jumlah laga persahabatan yang kerap dianggap kurang menarik. Kompetisi ini juga meningkatkan nilai komersial dan daya tarik penonton berkat sistem grup yang kompetitif serta hubungannya dengan turnamen besar seperti Piala Eropa dan Piala Dunia.

Gagasan UEFA Nations League sebenarnya telah mengemuka sejak 1999 namun baru terwujud pada 2014 setelah disetujui seluruh 54 asosiasi anggota dalam Kongres UEFA di Astana. Norwegia menjadi salah satu pendorong utama terciptanya kompetisi ini untuk memenuhi kebutuhan tim nasional akan pertandingan kompetitif.

Perubahan format besar terjadi pada 2020-2021 setelah UEFA melakukan konsultasi kolektif dengan seluruh asosiasi anggota. Keputusan untuk memperluas Liga A dan B menjadi 16 tim bertujuan mengurangi jumlah laga persahabatan sekaligus meningkatkan nilai komersial dan daya tarik kompetisi di mata penonton.

Topics
uefa nations league nations league sepak bola eropa uefa portugal juara kompetisi internasional kualifikasi piala dunia liga a turnamen sepak bola olahraga
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.