Olahraga profesional berbeda dengan olahraga amatir karena para pesertanya menerima bayaran atas penampilan mereka. Perkembangan profesionalisme dalam olahraga didorong oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk media massa dan peningkatan waktu luang yang membawa audiens lebih besar. Hal ini memungkinkan organisasi dan tim olahraga memperoleh pendapatan besar serta atlet dapat menjadikan olahraga sebagai karier utama mereka.
American football mulai diprofesionalkan pada tahun 1890-an melalui proses yang lambat dan awalnya dilakukan secara diam-diam. Pudge Heffelfinger dan Ben "Sport" Donnelly menjadi pemain pertama yang secara rahasia menerima bayaran untuk bermain pada tahun 1892. Liga-liga regional di Chicago, Pennsylvania, Ohio, dan New York mulai terbentuk pada tahun 1900-an dan 1910-an, yang sebagian besar bergabung menjadi American Professional Football Association pada tahun 1920.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMusim perdana APFA pada tahun 1920 berlangsung berat dengan minimnya perhatian penggemar dan pers. Pertandingan APFA rata-rata hanya menarik 4.241 penonton. Tidak ada play-off pada musim tersebut dan dibutuhkan lebih dari empat bulan untuk menentukan juara. Pada 30 April 1921, tim Akron Pros dinobatkan sebagai juara dengan rekor tak terkalahkan meski menuai protes dari tim lain yang hanya sekali kalah.
Pada tahun 1922, APFA berganti nama menjadi National Football League (NFL) dan tetap menjadi liga American football profesional utama di Amerika Serikat hingga saat ini. Evolusi dari kumpulan tim di kota besar dan kecil menuju struktur yang lebih ketat terjadi secara bertahap. Sebagian besar tim dari kota kecil kecuali Green Bay Packers tersingkir pada masa Depresi Besar.
Perkembangan Liga Profesional di Seluruh Dunia
Faktor utama kebangkitan NFL adalah adopsi siaran televisi sejak awal sejarah liga. Berbeda dengan sepak bola perguruan tinggi yang membatasi siaran, NFL mengizinkan pertandingan ditayangkan secara nasional. Kebijakan ini menjadi faktor penting yang membuat liga saingan kesulitan mendapatkan daya tarik hingga saat ini. NFL juga berekspansi ke pantai barat pada tahun 1946 dengan Los Angeles Rams.
Bisbol yang berasal sebelum Perang Saudara Amerika (1861-1865) mencatat sejarah sebagai olahraga tim profesional pertama di AS. Pada tahun 1871, liga bisbol profesional pertama dibentuk. National League yang didirikan tahun 1876 dan American League yang diakui sebagai liga utama pada tahun 1903 menjadi dua liga dominan hingga awal abad ke-20. Kedua juara liga bertemu di World Series untuk menentukan juara.
Sepak bola Kanada berkembang menjadi profesional pada tahun 1950-an dengan evolusi Canadian Football League (CFL). Meskipun kalah dalam semua pertandingan melawan NFL, CFL dianggap setara dengan liga Amerika pada tahun 1960-an. Namun, karena populasi Kanada hanya sepersepuluh dari AS, pendapatan dari televisi jauh lebih rendah sehingga CFL membayar gaji lebih kecil meskipun tetap dianggap profesional penuh.
Eropa, Jepang, dan Meksiko juga memiliki liga American football dengan berbagai tingkat yang merekrut pemain profesional. Liga-liga teratas di antaranya adalah German Football League, Austrian Football League, European League of Football, dan X-League. Saat ini terdapat lebih dari 60 negara yang memiliki liga American football di seluruh dunia.