Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Sejarah Piala Super Eropa 2013,...
OLAHRAGA

Sejarah Piala Super Eropa 2013, Bayern Munich Kalahkan Chelsea

By Redaksi Kabayan News 3 min read 15 Agustus 2026
Pemain Bayern Munich merayakan kemenangan di Piala Super Eropa 2013

Pemain Bayern Munich merayakan kemenangan di Piala Super Eropa 2013

Ajang Piala Super Eropa 2013 mencatatkan sejarah baru ketika Bayern Munich sukses mengalahkan Chelsea melalui drama adu penalti di Fortuna Arena, Praha, Republik Ceko. Pertandingan yang dihelat pada 30 Agustus 2013 tersebut mempertemukan dua juara kompetisi elit antarklub Eropa musim sebelumnya dalam balutan duel taktik yang sangat sengit.

Laga ini merupakan ulangan dari final Liga Champions tahun 2012 di mana Chelsea sebelumnya sukses keluar sebagai pemenang di kandang Bayern. Namun, pada kesempatan kali ini, skuad asuhan Pep Guardiola berhasil membalas kekalahan tersebut sekaligus mencatatkan diri sebagai klub Jerman pertama yang mengangkat trofi Piala Super Eropa.

Pertandingan berjalan sangat ketat sejak menit awal hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 2-2 berkat gol dari Franck Ribery dan Javi Martinez bagi Bayern, serta Fernando Torres dan Eden Hazard di kubu Chelsea. Kedudukan sama kuat tersebut memaksa kedua tim melanjutkan laga ke babak tambahan waktu 2x15 menit untuk mencari pemenang.

Drama puncak terjadi pada babak adu penalti setelah penendang kelima Chelsea gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Eksekusi sempurna dari para algojo Bayern Munich memastikan kemenangan dengan skor penalti 5-4 sekaligus menutup malam magis di Kota Praha untuk keunggulan wakil Jerman.

Adu Taktik Pep Guardiola dan Jose Mourinho di Praha

Pertandingan Piala Super Eropa 2013 juga menjadi panggung reuni bagi dua juru taktik kenamaan dunia yaitu Pep Guardiola dan Jose Mourinho. Keduanya sempat membangun persaingan ketat di Liga Spanyol saat masing-masing membesut Barcelona dan Real Madrid sebelum akhirnya kembali beradu strategi di level antarklub Eropa.

Uniknya, laga di Praha tersebut menandai momen langka di mana kedua tim bertanding tanpa didampingi oleh pelatih yang mempersembahkan trofi Eropa pada musim sebelumnya. Baik Jupp Heynckes di kubu Bayern maupun Rafael Benitez di kubu Chelsea telah meninggalkan pos masing-masing usai musim 2012-2013 berakhir.

Kehadiran Guardiola dan Mourinho memberikan daya tarik tersendiri bagi jutaan pasang mata penikmat sepak bola dunia yang menyaksikan jalannya laga melalui layar kaca maupun langsung di stadion. Pertarungan taktik penguasaan bola khas Guardiola beradu dengan kedisiplinan pertahanan rapat yang diterapkan oleh Mourinho sepanjang 120 menit permainan.

Pada akhirnya, Pep Guardiola keluar sebagai pemenang dalam duel sarat gengsi tersebut dan menambah koleksi trofi Piala Super Eropa dalam CV manajerialnya. Kemenangan ini sekaligus memberikan suntikan moral besar bagi Bayern Munich dalam mengarungi kompetisi domestik maupun internasional pada musim tersebut.

Topics
piala super eropa bayern munich chelsea pep guardiola jose mourinho fortuna arena franck ribery sepak bola sejarah liga champions
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.