Berdasarkan laporan media, pelatih kepala Palmeiras yakni Abel Ferreira terancam menghadapi hukuman berat dari pengadilan olahraga menyusul insiden menendang mikrofon dalam pertandingan melawan Mirassol.
Sebagaimana diwartakan oleh kolumnis UOL, pihak kejaksaan STJD berencana mendakwa juru taktik asal Portugal tersebut dengan Pasal 258 CBJD terkait tindakan indisipliner yang berpotensi membuahkan sanksi larangan mendampingi tim.
Menanggapi hal tersebut, manajemen klub berjuluk Verdão justru menunjukkan reaksi keras dan menilai bahwa langkah pengadilan olahraga merupakan bentuk intervensi berlebihan terhadap keputusan yang telah diambil oleh wasit di lapangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, pengamat sepak bola melontarkan kritik tajam karena manajemen klub tampak lebih sibuk mempersoalkan prosedur hukum ketimbang menegur perilaku destruktif yang ditampilkan oleh pelatih kepala mereka di area pertandingan.
Mengutip analisis dari pemberitaan olahraga, kemarahan pihak klub juga dipicu oleh kebocoran informasi dakwaan kepada media sebelum pihak institusi menerima pemberitahuan resmi dari lembaga peradilan terkait.