Berdasarkan laporan media ABC News, kapten tim AFLW Sydney Swans Lucy McEvoy dan pelatih kepala Colin O'Riordan akhirnya membuka suara di hadapan publik terkait skandal besar yang mengguncang klub mereka pada Jumat sore.
Skandal tersebut bermula setelah lima pemain tim putra Sydney Swans, yakni Isaac Heeney, Nick Blakey, Chad Warner, Riley Bice, dan James Jordon, dijatuhi sanksi skorsing hingga akhir musim akibat melanggar standar kedisiplinan tim saat berada di Melbourne.
Victoria Police saat ini tengah melakukan investigasi atas dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu pemain yang diduga melakukan kontak fisik tanpa persetujuan, meski hingga kini belum ada tuntutan resmi maupun pemeriksaan formal yang dilakukan terhadap yang bersangkutan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip pernyataan resmi dari laporan tersebut, Lucy McEvoy menyampaikan dukungan penuh atas sanksi tegas yang dijatuhkan oleh pihak manajemen kepada kelima pemain pria tersebut seraya mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam.
"Atas nama kelompok pemain, kami juga mendukung sanksi yang dijatuhkan oleh klub kepada para pemain tersebut, dan tindakan kelima pemain itu sama sekali tidak mencerminkan nilai luhur Sydney Swans secara keseluruhan," ujar McEvoy sebagaimana diwartakan.
Selain itu, McEvoy juga menegaskan bahwa insiden ini merupakan momen yang krusial bagi seluruh perempuan di komunitas untuk saling berdiri bersama dan memastikan bahwa setiap wanita senantiasa mendapatkan hak atas penghormatan yang layak.
Pelatih AFLW Colin O'Riordan turut mengungkapkan rasa kecewanya karena harus menghadapi situasi sulit ini di awal masa jabatannya sebagai pelatih setelah pensiun sebagai pemain profesional klub tersebut pada tahun 2022 lalu.
"Tindakan segelintir orang telah berdampak besar pada banyak pihak, terutama para wanita di klub sepak bola kami dan masyarakat luas, karena rasa hormat adalah pilar fundamental dalam menjalani kehidupan," ucap O'Riordan dalam laporan yang sama.
Menutup keterangan pers tersebut, pihak manajemen dan program wanita Sydney Swans berkomitmen untuk bekerja keras memulihkan kepercayaan publik serta reputasi klub yang sempat terguncang akibat insiden memalukan ini.