Derasnya gelombang kecaman mengarah ke klub Australian Football League (AFL) Sydney Swans setelah lima pemain andalan mereka terseret dalam investigasi kepolisian terkait insiden di Melbourne. Sebagaimana diwartakan oleh media, kasus ini langsung memicu reaksi keras dari para mitra komersial dan sponsor klub yang berbondong-bondong mengambil jarak.
Berdasarkan laporan media, kelima pemain yang dikaitkan dengan penyelidikan tersebut meliputi Isaac Heeney, Chad Warner, Nick Blakey, Riley Bice, dan James Jordon. Kendati kelimanya belum secara resmi diwawancarai atau didakwa, dan tidak menjadi pihak yang dituduh melakukan kekerasan seksual, langkah tegas tetap diambil oleh para penyandang dana klub.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Colgate, Volkswagen, dan Telstra mengonfirmasi bahwa mereka telah menangguhkan aktivitas pemasaran serta kemitraan personal dengan para pemain yang terlibat. Telstra menyatakan bahwa para pemain yang juga bertindak sebagai duta merek tidak akan dilibatkan dalam kegiatan promosi apa pun selama proses investigasi masih berjalan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, sponsor utama seperti QBE dan realestate.com.au memilih untuk merilis pernyataan resmi yang mengutuk segala bentuk kekerasan atau pelecehan terhadap perempuan. Meskipun belum mencabut dukungan penuh terhadap klub, para sponsor menegaskan komitmen mereka terhadap standar keselamatan dan martabat orang lain.
Dampak dari insiden ini juga merembet ke ranah komersial lain, termasuk penerbit buku Isaac Heeney, Allen & Unwin, yang memutuskan menunda peluncuran buku ketiga sang atlet. Sejumlah toko buku besar di Australia bahkan telah menarik karya-karya tersebut dari peredaran sebagai bentuk respons atas kasus yang sedang ditangani oleh kepolisian Victoria.