Proses transisi kursi kepelatihan Manchester City dari era Pep Guardiola ke tangan Enzo Maresca diprediksi bakal berjalan penuh tantangan dalam mengarungi kompetisi Liga Inggris. Sejarah mencatat bahwa Barcelona dan Bayern Munich sama-sama mampu merengkuh gelar liga pada musim pertama setelah ditinggal Guardiola, namun situasi yang dihadapi Manchester City saat ini jauh lebih kompleks.
Berdasarkan analisis Kabayan News, kepergian Guardiola menandai akhir dari era keemasan klub yang dibarengi dengan kepergian sejumlah pilar penting seperti John Stones serta sang kapten Bernardo Silva. Beban berat kini berada di pundak Maresca yang harus membangun ulang kekuatan tim, terlebih setelah klub merogoh kocek hampir 700 juta poundsterling dalam empat jendela transfer terakhir namun skuad dinilai masih belum sepenuhnya lengkap.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSituasi semakin pelik tatkala masa depan gelandang andalan Rodri berada di ujung tanduk menjelang akhir kontraknya. Klub raksasa Spanyol Barcelona dikabarkan melayangkan tawaran sebesar 38,4 juta poundsterling, sementara minat kuat datang pula dari Real Madrid yang berpotensi membuat lini tengah Manchester City kehilangan keseimbangan apabila Bernardo Silva dan Rodri benar-benar pergi secara bersamaan.
Kendati demikian, manajemen klub bergerak cepat mendukung proyek sang pelatih baru melalui gelontoran dana besar termasuk mendatangkan Elliot Anderson senilai 116 juta poundsterling guna memperkuat sektor tengah. Di sisi lain, perpanjangan kontrak bagi pemain kunci seperti Josko Gvardiol dan Phil Foden menjadi angin segar bagi Maresca dalam upaya mengembalikan ketajaman lini serang di bawah komando Erling Haaland.
Sebagaimana dilaporkan oleh media setempat, tantangan terbesar bagi juru taktik asal Italia tersebut bukan hanya meracik strategi terbaik di atas lapangan, melainkan membebaskan tim dari bayang-bayang sukses masa lalu. Maresca wajib membuktikan kapasitasnya sebagai penerus sepadan agar Manchester City tidak bernasib sama seperti Manchester United pasca kepergian Sir Alex Ferguson.