Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup aktif. Berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), gunung berapi aktif tersebut tercatat meluncurkan guguran lava pijar sebanyak lima kali dalam rentang waktu enam jam.
Sebagaimana diwartakan, luncuran lava pijar tersebut mengarah ke sektor barat daya, tepatnya menuju Kali Sat dan Kali Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter. Aktivitas kegempaan di sekitar kawasan gunung juga terpantau masih tinggi dengan puluhan kali gempa guguran serta gempa hybrid yang terekam oleh alat seismograf.
Secara visual, puncak Gunung Merapi terlihat jelas dengan cuaca sekitar yang dilaporkan cerah hingga mendung, meskipun tidak teramati adanya kepulan asap kawah. Pihak berwenang menyatakan bahwa tingkat aktivitas vulkanik Gunung Merapi saat ini masih berada di Level III atau Siaga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan media, pihak BPPTKG terus mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak melakukan segala bentuk aktivitas di dalam zona potensi bahaya. Potensi ancaman bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas guguran yang dapat berdampak ke sejumlah sungai di sektor selatan hingga barat daya.