Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Bahaya Sarapan Kesiangan, Risiko...
TEKNOLOGI

Bahaya Sarapan Kesiangan, Risiko Kematian Dini Mengintai Anda

By Tomi Ali 2 min read 3 September 2026
Bahaya sarapan kesiangan dan waktu makan yang salah terhadap risiko kematian dini

Bahaya sarapan kesiangan dan waktu makan yang salah terhadap risiko kematian dini

Berdasarkan laporan media massa, sebuah studi komprehensif di Amerika Serikat yang melibatkan lebih dari 31 ribu orang dewasa menunjukkan bahwa waktu makan pertama dan terakhir sangat memengaruhi kesehatan jantung serta angka harapan hidup.

Sebagaimana diwartakan dalam riset tersebut, para ilmuwan memantau kebiasaan makan dan rekam jejak kesehatan individu berusia 40 tahun ke atas selama sekitar satu dekade dengan memperhitungkan faktor gaya hidup.

Menurut hasil pengamatan, semakin siang seseorang menyantap sarapan pertamanya, semakin tinggi pula risiko kematian dini yang mengintai tubuh mereka.

Data menunjukkan bahwa dibandingkan dengan mereka yang makan pertama kali pada pukul 07.00 hingga 08.00 pagi, orang yang menundanya lewat dari pukul 08.00 pagi mengalami peningkatan risiko kesehatan yang signifikan.

Bahkan, risiko tersebut melonjak hingga 29 persen bagi mereka yang baru menyantap makanan pertama pada siang hari, serta meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 46 persen dan memangkas harapan hidup hingga 2,5 tahun.

Sementara itu, analisis mengenai waktu makan malam menunjukkan bahwa risiko kematian terendah ditemukan pada individu yang menyantap makan malam sekitar pukul 20.00 malam.

Menanggapi temuan ini, Dr. Zhilei Shan dari Huazhong University of Science and Technology menjelaskan bahwa waktu makan yang tidak teratur dapat mengganggu ritme alami tubuh. "Jam makan adalah sinyal penting bagi ritme tubuh. Sarapan atau makan malam yang terlambat dapat menyebabkan gangguan pada metabolisme glukosa dan lemak," ujar Dr. Zhilei Shan sebagaimana dikutip dari laporan.

Kendati demikian, para ahli mengingatkan bahwa penelitian ini bersifat observasional, sehingga masyarakat diimbau untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengubah pola makan secara drastis.

Topics
sarapan kesehatan jantung umur panjang metabolisme waktu makan penelitian gaya hidup sehat
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.