Sebagaimana diwartakan oleh media El Eco de Tandil pada Rabu (27/8), langkah awal untuk menekan tagihan bulanan rumah tangga bukanlah dengan memadamkan semua perangkat secara asal, melainkan dengan memahami pola konsumsi energi di dalam rumah.
Selama bertahun-tahun, sebagian besar masyarakat terbiasa melihat konsumsi rumah tangga secara reaktif. Kita baru panik dan menebak-nebak penyebab borosnya energi saat tagihan bulanan dengan angka yang membengkak tiba di rumah.
Berdasarkan laporan tersebut, penggunaan perangkat sensor berbasis Internet of Things (IoT) yang terjangkau dapat menjadi solusi cerdas. Perangkat sederhana ini mampu merekam interaksi antara penggunaan air, listrik, gas, serta sistem pendingin atau pemanas ruangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeCEO Alton Desarrollos selaku penulis artikel menjelaskan bahwa rumah tidak bekerja dalam bagian yang terpisah-pisah, melainkan sebagai sistem yang saling terikat. "Ahorrar no significa vivir a oscuras o pasar calor. Se trata de encontrar ese consumo invisible que no aporta confort," ujarnya dalam ulasan tersebut.
Melalui pemasangan sensor suhu, keberadaan, hingga tingkat ketinggian air di tangki, pemilik rumah dapat memantau anomali penggunaan secara real-time tanpa perlu merenovasi atau menjebol dinding bangunan.
Dengan memanfaatkan teknologi sensor yang tepat guna, penghematan energi dapat tercapai tanpa harus mengorbankan kenyamanan hidup sehari-hari di dalam rumah.