Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / ChatGPT Resmi Masuk Regulasi Ketat...
TEKNOLOGI

ChatGPT Resmi Masuk Regulasi Ketat Uni Eropa Lewat DSA

By Tomi Ali 2 min read 2 September 2026
ChatGPT menghadapi rezim regulasi ganda Uni Eropa di bawah aturan VLOSE

ChatGPT menghadapi rezim regulasi ganda Uni Eropa di bawah aturan VLOSE

Layanan kecerdasan buatan ChatGPT resmi masuk dalam kategori aturan platform online paling ketat di wilayah Uni Eropa setelah Komisi Eropa mengeluarkan penetapan resmi pada Senin, 31 Agustus 2026. Keputusan tersebut menandakan bahwa otoritas di Brussel kini memandang teknologi kecerdasan buatan populer tidak sekadar sebagai model AI semata, melainkan platform informasi massal yang membawa risiko sistemik bagi publik.

Berdasarkan pengumuman tersebut, ChatGPT ditetapkan sebagai Very Large Online Search Engine atau VLOSE di bawah payung hukum Digital Services Act atau DSA. Bersamaan dengan itu, platform Reddit dan Roblox turut ditetapkan sebagai Very Large Online Platforms atau VLOPs oleh otoritas setempat.

Penetapan ini menempatkan ketiga layanan teknologi tersebut di bawah pengawasan langsung Komisi Eropa dengan tenggat waktu kepatuhan hingga Januari 2027 mendatang. Mereka diwajibkan memenuhi tambahan persyaratan mitigasi risiko, audit independen, serta transparansi yang lebih ketat kepada regulator.

Kebijakan ini sekaligus memunculkan lapisan pengawasan ganda bagi OpenAI karena sebelumnya mereka telah terikat kewajiban di bawah aturan EU AI Act yang mengatur model AI bertujuan umum. Aturan DSA kini memposisikan ChatGPT sebagai layanan tempat jutaan warga Eropa mencari dan menerima informasi setiap bulannya.

Dampak Aturan Ganda Uni Eropa Terhadap Layanan AI

Pemberlakuan regulasi ganda ini memicu berbagai tantangan kepatuhan baru bagi OpenAI, mengingat karakteristik ChatGPT yang mampu menyintesis informasi secara dinamis dan menghasilkan tanggapan orisinal. Penilaian risiko sistemik yang diwajibkan mencakup penanganan halusinasi model, kutipan keliru, disinformasi pemilu, hingga perlindungan terhadap anak di bawah umur.

Berdasarkan regulasi DSA, sebuah layanan memenuhi kriteria sebagai VLOP atau VLOSE apabila berhasil meraup setidaknya 45 juta pengguna aktif bulanan rata-rata di Uni Eropa atau setara dengan sepuluh persen populasi blok tersebut. OpenAI sendiri melaporkan jumlah pengguna aktif bulanan ChatGPT di kawasan Eropa mencapai 159,1 juta orang.

Meski penetapan status ini bukan merupakan bentuk vonis pelanggaran hukum, langkah tersebut mengarahkan perusahaan ke tingkat pengawasan tertinggi dalam mengidentifikasi risiko keamanan publik dan hak fundamental. Perusahaan diwajibkan membentuk fungsi kepatuhan independen serta membuka akses bagi regulator untuk mengevaluasi sistem.

Penerapan aturan baru dari Brussel ini menunjukkan bahwa antarmuka layanan percakapan kecerdasan buatan kini diperlakukan sebagai infrastruktur regulasi independen yang menuntut tata kelola platform secara menyeluruh.

Topics
chatgpt uni eropa digital services act openai vlose regulasi komisi eropa kecerdasan buatan
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.