Departemen Kehakiman AS dan FBI mengonfirmasi upaya intrusi siber yang menyasar jaringan sensitif Amerika Serikat sejak tahun 2018. Serangan ini melibatkan peretasan terhadap NASA, Federal Reserve, Departemen Kehakiman, hingga U.S. Senate.
Berdasarkan keterangan resmi, kelompok peretas yang disponsori negara China mengoperasikan alat bernama QScan dan QTRouter. QScan bertindak untuk memindai dan menginfeksi ribuan perangkat Internet of Things secara otomatis.
Sementara itu, QTRouter berfungsi sebagai jaringan pengaburan untuk menyembunyikan asal-usul lalu lintas serangan siber. Perangkat yang disusupi mencakup router lama serta kamera keamanan yang tidak diperbarui.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemerintah AS akhirnya memperoleh otorisasi pengadilan untuk menyita domain yang digunakan oleh QScan dan QTRouter. Tindakan pemutusan infrastruktur ini berhasil membuat perangkat lunak berbahaya tersebut tidak dapat beroperasi.
Langkah Pengamanan Perangkat dan Router
Pihak berwenang dan ahli keamanan siber mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengamanan perangkat terhubung di rumah. Perangkat lama yang rentan sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber sebagai bagian dari infrastruktur serangan.
Pengguna disarankan untuk memeriksa pembaruan perangkat lunak atau firmware pada router secara berkala. Perangkat router yang sudah usang dan tidak lagi menerima dukungan pembaruan keamanan harus segera diganti.
Selain itu, pemilik jaringan disarankan untuk mengubah kata sandi administrator default dengan kombinasi yang kuat dan unik. Fitur akses jarak jauh atau remote management pada router juga sebaiknya dinonaktifkan.
Penerapan protokol keamanan Wi-Fi yang lebih baru seperti WPA3-Personal atau WPA2-Personal dengan enkripsi AES sangat dianjurkan. Langkah pencegahan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko perangkat pribadi disusupi pihak luar.