GenBio AI meluncurkan AIDO Cell sebagai model virtual sel tubuh manusia di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada Selasa (18/8). Startup bioteknologi tersebut menghadirkan sistem simulasi canggih untuk memprediksi seluruh perilaku molekuler di dalam sel.
Peraih Nobel Kimia 2024, David Baker, menjelaskan bahwa teknologi ini bekerja seperti peta interaktif Google Earth versi biologis. Apabila Google DeepMind melalui AlphaFold berfokus pada struktur protein tunggal, AIDO Cell memetakan cara kerja seluruh ekosistem seluler secara menyeluruh.
Berdasarkan analisis Kabayan News, kehadiran model virtual ini menjadi langkah besar dalam dunia riset biomedis modern. Para ilmuwan dapat menguji dampak perubahan genetik atau pemberian obat baru secara digital sebelum menerapkannya di laboratorium nyata.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBaker mendirikan GenBio AI bersama para pakar terkemuka untuk mempercepat penemuan ilmiah di bidang kesehatan. Perusahaan tersebut berkomitmen mentransformasi riset obat melalui pendekatan komputasi mutakhir berbasis kecerdasan buatan.