Berdasarkan laporan media, suasana meriah disertai lantunan Ya Lal Wathan dan salawat menyambut kepulangan KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
Sebagaimana diwartakan, kepulangan tersebut terjadi setelah Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas.
Ribuan santri Tebuireng tampak antusias berkumpul diiringi tim hadrah pesantren untuk menyambut pemimpin mereka yang baru saja mengemban amanah besar untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSalah seorang santri asal Magetan bernama Munarwan mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya pengasuh pesantren mereka dalam kontestasi kepemimpinan tertinggi PBNU.
"Senang karena pengasuhnya sendiri. Jadi rasa di dalam hati itu ikut senang, ikut bangga karena pengasuhnya bisa menang, mencalonkan diri menjadi ketua umum PBNU," ujar Munarwan sebagaimana dikutip dari laporan.
Munarwan beserta para santri lainnya berharap agar Gus Kikin dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta membawa Nahdlatul Ulama ke arah yang semakin baik di masa mendatang.
Mengutip laporan yang dihimpun, rangkaian penyambutan tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan khidmat berupa ziarah ke kompleks makam keluarga besar Pesantren Tebuireng.
Dalam prosesi ziarah tersebut, Gus Kikin yang merupakan cicit dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari tampak berjalan menuju makam pendiri NU itu dengan membawa tongkat bersejarah milik sang leluhur.
Kedatangan serta prosesi ziarah Gus Kikin ke makam pendiri NU turut didampingi oleh Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan.