King Charles, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meninjau Permadani Bayeux di British Museum pada Rabu menjelang pameran publik yang dimulai pada 10 September 2026.
Permadani sepanjang 70 meter atau 230 kaki yang awalnya disulam di Inggris ini menceritakan kisah Penaklukan Normandia dan Pertempuran Hastings pada tahun 1066.
Presiden Emmanuel Macron menyatakan bahwa peminjaman harta karun nasional tersebut hingga Juli 2027 merupakan simbol kuat dari hubungan erat antara Inggris dan Prancis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKing Charles bersama Ratu Camilla, Perdana Menteri Andy Burnham beserta istrinya Marie-France van Heel, serta Emmanuel Macron dan Brigitte Macron dijadwalkan melihat adegan-adegan penting dalam permadani tersebut.
Pameran Budaya dan Agenda Kunjungan Bilateral
Anak-anak sekolah dari Inggris dan Prancis turut diundang dalam acara peninjauan tersebut, di mana King Charles dan Presiden Prancis diperkirakan akan menyampaikan pidato untuk menandai peminjaman historis ini.
Peminjaman Permadani Bayeux diumumkan pertama kali pada kunjungan kenegaraan Prancis ke Inggris pada Juli 2025 sebagai lambang kemitraan yang kuat antara kedua negara.
Pihak berwenang Prancis menyambut baik kondisi pemajangan di British Museum di mana pengunjung dapat melihat permadani dalam posisi mendatar yang dinilai lebih baik untuk konservasi serat yang telah berusia lebih dari 900 tahun.
Kunjungan ke British Museum ini menjadi kegiatan resmi bersama pertama kalinya yang dilakukan oleh King Charles dan Andy Burnham sejak menjabat sebagai perdana Menteri pada Juli.
Selain membahas warisan budaya bersama, pertemuan ini dimanfaatkan Presiden Macron untuk berdiskusi dengan Perdana Menteri Andy Burnham mengenai dukungan untuk Ukraina, konflik Timur Tengah, hingga hubungan dengan Uni Eropa.
Tingginya minat masyarakat membuat tiket pameran ini sudah habis terjual hingga akhir 2026, sementara tiket untuk kunjungan Januari hingga Maret 2027 baru akan dibuka pada 21 Oktober.