Berdasarkan laporan yang dikutip dari media regional, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus menggenjot pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Sejumlah proyek fisik yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat dan Proyek Strategis Daerah saat ini dilaporkan sudah mulai berjalan di berbagai wilayah kabupaten dan kota.
Menurut rekapitulasi data dari Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumatera Utara, tercatat ada puluhan kegiatan fisik yang sudah menunjukkan progres nyata di lapangan per tanggal 10 Juli 2026. Proyek-proyek tersebut mencakup peningkatan struktur jalan provinsi, pembangunan bronjong penahan tebing, rehabilitasi jalan, hingga pembangunan jembatan baru.
Kepala Dinas BMBKCK Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya keras mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar selesai tepat waktu. "Kita terus mengejar progres pembangunan di Sumatera Utara agar berjalan sesuai target, termasuk pada ruas-ruas yang menjadi prioritas," ujarnya sebagaimana diberitakan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut dijelaskan bahwa pengerjaan fisik ini tersebar secara merata di berbagai daerah seperti Padang Lawas Utara, Asahan, Batubara, Nias, hingga Deli Serdang. Selain proyek reguler, pemerintah setempat juga memprioritaskan penanganan pascabencana untuk memperbaiki jembatan serta infrastruktur jalan yang rusak akibat musibah alam.
Pemerintah provinsi berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan pengadaan, mulai dari proses tender hingga penandatanganan kontrak, berjalan secara efektif dan terukur. Langkah ini diambil demi mendongkrak konektivitas darat serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi mobilitas masyarakat luas.