Manchester United mempertimbangkan opsi mendatangkan penyerang Juventus Jonathan David yang dibanderol senilai 34 juta poundsterling pada bursa transfer musim ini. Klub berjuluk Setan Merah tersebut terus memantau situasi penyerang asal Kanada tersebut di tengah evaluasi mendalam terhadap lini serang skuad asuhan Michael Carrick.
Langkah ini mencuat setelah rencana merekrut penyerang Crystal Palace Jean-Philippe Mateta menemui kendala serius akibat cedera hamstring yang memerlukan waktu pemulihan minimal 4 minggu. Manajemen INEOS tentu harus bersikap hati-hati sebelum menggelontorkan dana besar untuk merekrut pemain yang tidak langsung bisa memberikan dampak instan di atas lapangan hijau.
Sebelumnya, Joshua Zirkzee dilaporkan segera kembali ke Liga Italia setelah hanya mencetak 4 gol dari total 36.5 juta poundsterling investasi klub di lini depan. Situasi serupa juga dialami Rasmus Hojlund yang musim lalu pindah ke Napoli setelah gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik Old Trafford dalam dua musim terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKehadiran Jonathan David dinilai sebagai opsi yang jauh lebih menjanjikan berdasarkan catatan produktivitas golnya selama memperkuat Lille di Ligue 1 Prancis. Pemain berusia 26 tahun tersebut tercatat mampu mencetak 13 gol atau lebih dalam lima musim beruntun sebelum memutuskan hengkang ke Juventus pada tahun lalu.
Catatan Statistik Mentereng Jonathan David Dibandingkan Mateta
Catatan statistik membuktikan bahwa performa Jonathan David berada di level yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kandidat target lainnya seperti Jean-Philippe Mateta. Selama membela Lille, ia mencatatkan rasio ketajaman yang mengesankan dengan torehan total 139 gol dari 232 pertandingan resmi di kompetisi sepak bola Prancis.
Sebagai perbandingan performa, Mateta belum pernah mampu mencatatkan lebih dari 16 gol liga dalam tiga musim terakhirnya bersama Crystal Palace di kompetisi Liga Inggris. Bahkan, persentase konversi gol David mencapai 22 persen dengan rasio satu gol setiap 160 menit pada musim terakhirnya di Ligue 1, mengungguli catatan milik penyerang asal Prancis tersebut.
Selain ketajaman di depan gawang lawan, kontribusi luar biasa juga ditunjukkan oleh pemain Timnas Kanada tersebut dalam aspek permainan tanpa bola dan penciptaan peluang matang. Sepanjang karier profesionalnya di level klub senior, David telah membukukan total 51 assist, jauh melampaui catatan assist Mateta yang baru mengoleksi 22 assist.
Peluang emas kini terbuka bagi manajemen INEOS untuk mengamankan tanda tangan sang penyerang yang kabarnya telah ditawarkan kepada Manchester United dalam negosiasi terkini. Pengalaman internasional dengan catatan 42 gol dari 82 penampilan bersama negaranya diyakini mampu menjadi garansi ketajaman di lini depan Setan Merah.