Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Profil OCLC Organisasi Koperasi...
TEKNOLOGI

Profil OCLC Organisasi Koperasi Perpustakaan Global

By Tomi Ali 3 min read 3 September 2026
OCLC menyediakan layanan teknologi bersama dan mengelola katalog publik online terbesar di dunia, WorldCat

OCLC menyediakan layanan teknologi bersama dan mengelola katalog publik online terbesar di dunia, WorldCat

OCLC, Inc. adalah organisasi koperasi nirlaba yang berbasis di Amerika Serikat dan menyediakan layanan teknologi bersama, penelitian asli, serta program komunitas bagi para anggotanya serta komunitas perpustakaan secara luas. Organisasi ini didirikan pada tahun 1967 dengan nama awal Ohio College Library Center, sebelum bertransformasi menjadi Online Computer Library Center dan secara resmi berganti nama menjadi OCLC, Inc. pada tahun 2017. OCLC bersama ribuan perpustakaan anggotanya secara kooperatif memproduksi dan memelihara WorldCat, katalog akses publik online terbesar di dunia. Pendanaan utama organisasi ini bersumber dari biaya layanan yang dibayarkan oleh perpustakaan-perpustakaan anggota dari berbagai penjuru dunia.

Perjalanan organisasi ini bermula dari kolaborasi antara para rektor universitas, wakil rektor, dan direktur perpustakaan di Negara Bagian Ohio yang ingin membentuk jaringan terkomputerisasi yang kooperatif bagi perpustakaan. Kelompok tersebut mengadakan pertemuan pertama pada 5 Juli 1967 di kampus Ohio State University untuk menandatangani akta pendirian organisasi nirlaba dan merekrut Frederick G. Kilgour sebagai direktur eksekutif pertama. Gagasan sistem katalog bersama ini digagas oleh Kilgour dan Ralph H. Parker untuk menggabungkan teknologi penyimpanan informasi komputer dengan sistem pengelolaan perpustakaan tradisional. Perpustakaan pertama yang melakukan katalogisasi online melalui jaringan OCLC adalah Alden Library di Ohio University pada Agustus 1971.

Sepanjang sejarah perkembangannya, keanggotaan OCLC yang awalnya terbatas di wilayah Ohio mulai diperluas ke negara bagian lain pada tahun 1978 melalui struktur tata kelola baru, yang kemudian diikuti dengan akomodasi partisipasi internasional pada tahun 2002. Dalam memperluas layanannya di Amerika Serikat, organisasi ini menjalin kemitraan strategis dengan berbagai jaringan regional yang menyediakan pelatihan, dukungan, serta layanan pemasaran. Seiring berjalannya waktu, restrukturisasi tata kelola dilakukan untuk menyederhanakan saluran distribusi dan memperkuat pusat dukungan terpusat. Selain itu, ekspansi layanan OCLC juga diperkuat melalui berbagai akuisisi perusahaan di bidang penyediaan buku elektronik dan sistem otomasi perpustakaan.

Hingga saat ini, OCLC memainkan peran yang sangat vital dalam ekosistem informasi global melalui pengelolaan data bibliografi, sistem klasifikasi Dewey, serta pengembangan alat manajemen data tertaut seperti OCLC Meridian. Organisasi ini aktif menjalin kemitraan dengan berbagai yayasan, mesin pencari web, hingga komunitas Wikimedia untuk memastikan keteraksesan informasi ilmiah bagi masyarakat umum dan peneliti. Melalui berbagai program advokasi dan riset yang berkelanjutan, OCLC terus berkomitmen mendukung kemajuan dunia pendidikan, penelitian, dan kerja sama perpustakaan global.

Latar Belakang dan Awal Mula

Ide awal pendirian OCLC berakar dari visi untuk menggabungkan teknologi penyimpanan dan pengambilan informasi berbasis komputer yang paling mutakhir dengan institusi perpustakaan yang merupakan penyimpan pengetahuan tertua. Para pendiri yang terdiri dari pimpinan universitas dan direktur perpustakaan di Ohio menyadari perlunya penggabungan katalog perpustakaan secara elektronik melalui jaringan komputer. Tujuannya adalah untuk merampingkan operasional perpustakaan, mengendalikan biaya pengelolaan, dan meningkatkan efisiensi demi melayani para peneliti serta akademisi secara optimal.

Proses pembentukan fondasi organisasi ini didukung oleh pengalaman para tokoh perintis seperti Frederick G. Kilgour yang sebelumnya berkarier sebagai pustakawan sekolah medis di Yale University. Mereka terinspirasi dari proyek komputerisasi perpustakaan medis sebelumnya yang mencoba melakukan pencetakan kartu katalog otomatis secara bersama-sama. Melalui penandatanganan akta pendirian pada bulan Juli 1967 di Ohio State University, lembaga nirlaba ini resmi berdiri dan mulai merintis jaringan kerja sama antarperpustakaan.

Momen penting dalam perjalanan pendewasaan OCLC ditandai dengan pelaksanaan katalogisasi online pertama di dunia yang dilakukan oleh Alden Library di Ohio University pada bulan Agustus 1971. Keberhasilan uji coba tersebut membuktikan efektivitas jaringan komputer dalam menyatukan catatan bibliografi dari berbagai institusi terpisah. Titik balik ini mendorong perluasan cakupan geografis keanggotaan dari yang mulanya hanya mencakup wilayah lokal Ohio menjadi skala nasional Amerika Serikat dan kemudian merambah kancah global.

Prinsip dasar yang menjadi pegangan OCLC sejak awal pendiriannya adalah semangat kerja sama, keterbukaan, dan berbagi sumber daya di antara komunitas perpustakaan. Nilai-nilai kooperatif ini diwujudkan melalui kepemilikan bersama atas data katalog dan partisipasi aktif anggota dalam memelihara basis data global. Fondasi prinsip tersebut memastikan bahwa setiap perpustakaan, baik skala kecil maupun besar, dapat menikmati manfaat teknologi informasi secara merata.

Dampak dan Pengaruh

Kontribusi utama OCLC dalam bidang informasi dan perpustakaan tercermin melalui penyediaan data bibliografi, abstrak, serta teks lengkap yang dapat diakses oleh siapa saja. Pengelolaan WorldCat sebagai katalog online terbesar di dunia memungkinkan jutaan pengguna dan pustakawan di seluruh dunia untuk melakukan penelusuran pustaka secara efisien. Selain itu, kepemilikan hak cipta atas sistem Klasifikasi Desimal Dewey turut memperkuat standar pengorganisasian koleksi pustaka secara universal.

Pengaruh OCLC terhadap komunitas informasi global sangat luas, terbukti dari kolaborasinya dengan berbagai mesin pencari terkemuka untuk mengindeks catatan WorldCat agar mudah diakses di internet. Organisasi ini juga aktif menjalankan program advokasi dan pelatihan bagi para pustakawan melalui kerja sama dengan berbagai yayasan dan lembaga internasional. Inisiatif seperti pengembangan standar metadata Dublin Core menjadi salah satu sumbangsih terbesar OCLC dalam menciptakan standar interoperabilitas data secara daring.

Berbagai pencapaian penting telah diraih oleh OCLC, termasuk peluncuran nomor kontrol khusus (OCN) yang menjadi identifikasi unik bagi setiap catatan bibliografi dan kini banyak dimanfaatkan dalam ensiklopedia digital seperti Wikipedia serta Wikidata. Organisasi ini juga mengelola Virtual International Authority File (VIAF) guna menyelaraskan otoritas nama pengarang di tingkat internasional. Peluncuran perangkat manajemen data tertaut terbaru seperti OCLC Meridian semakin memperkuat posisi organisasi dalam mengintegrasikan data perpustakaan modern.

Pengaruh OCLC terhadap generasi mendatang terletak pada komitmennya dalam mengadaptasi teknologi mutakhir untuk melestarikan dan menyebarkan pengetahuan manusia. Dengan terus mengembangkan antarmuka berbasis web, perangkat API terbuka, serta program pelatihan literasi digital, OCLC membantu menyiapkan institusi informasi menghadapi tantangan era digital. Warisan dan inovasi yang dihadirkan memastikan bahwa perpustakaan tetap menjadi pusat peradaban dan sumber ilmu pengetahuan yang inklusif.

Topics
organisasi perpustakaan oclc worldcat teknologi informasi
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.