Rencana peluncuran mobil listrik tiga baris Toyota Highlander EV mengalami penundaan lanjutan dari jadwal awal yang semula direncanakan meluncur pada akhir tahun. Berdasarkan laporan Nikkei, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut memutuskan mengundur jadwal rilis kendaraan ramah lingkungan tersebut hingga tahun 2027 atau waktu yang belum ditentukan.
Proses produksi di fasilitas pabrik Toyota yang berlokasi di Georgetown, Kentucky, turut digeser mundur selama beberapa bulan dari rencana awal paruh kedua tahun 2026. Perwakilan perusahaan mengungkapkan bahwa penundaan ini dilakukan demi memberikan ruang bagi berbagai penyesuaian teknis agar produk akhir memenuhi standar kualitas yang diinginkan.
Model SUV listrik anyar ini nantinya dirakit menggunakan platform EV TNGA-K bersama dengan proyek kendaraan sejenis milik Subaru yang diproduksi di fasilitas pabrik Kentucky. Ketika resmi dipasarkan, kendaraan ini dijadwalkan hadir dalam pilihan trim Limited serta XLE dengan opsi sistem penggerak roda depan dan penggerak semua roda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeCalon konsumen dapat memilih kapasitas baterai bervariasi mulai dari 77 kWh yang menawarkan jarak tempuh hingga 287 mil hingga baterai 95.8 kWh berjarak tempuh 320 mil pada varian penggerak roda depan. Kabin interior dibekali sistem multimedia audio terbaru berlayar sentuh pusat berukuran 14 inci serta klaster instrumen digital 12,3 inci.
Keputusan menunda peluncuran lini SUV listrik berkapasitas besar ini dinilai memberi kesempatan bagi pabrikan rival seperti Hyundai dan Kia untuk memperkuat posisi mereka di pasar otomotif Amerika Serikat. Di sisi lain, model kendaraan bensin dan hybrid konvensional Highlander tetap tersedia di diler resmi untuk memenuhi kebutuhan konsumen sepanjang tahun.