Aksi heroik Ismawati siswi SMKN 4 Takengon dalam menyelamatkan seorang balita dari amukan si jago merah di Pasar Jagong Jeget menuai sorotan publik. Kebakaran besar yang melanda kawasan tersebut sempat membuat panik para warga sekitar.
"Awalnya saya biasa saja karena sudah terbiasa mendengar suara ribut-ribut karena rame," cerita Ismawati saat menceritakan detik-detik awal insiden mengerikan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSuasana mendadak mencekam ketika kobaran api mulai melalap bangunan di sekitar tempat tinggalnya. Tanpa pikir panjang di tengah kepanikan melanda, ia bergegas keluar kamar kos untuk menyelamatkan diri.
Perjuangan Ismawati Gendong Balita Tanpa Alas Kaki
Perjuangan Ismawati Gendong Balita Tanpa Alas Kaki
Saat berada di luar ruangan, ia mendapati seorang balita berada di dekat lokasi titik api. Naluri kemanusiaannya langsung tergerak untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Perjuangan Ismawati berlanjut saat ia harus membawa sang balita keluar dari radius bahaya kebakaran besar tersebut. Ia berlari tanpa mengenakan alas kaki sembari menggendong bocah yang mengalami luka melepuh akibat hawa panas.
"Waktu saya keluar lagi aku dah nengok adek tu berada di situ, langsung ku gendong karena udah kenal juga," ujarnya menjelaskan momen penyelamatan menegangkan itu.
Kondisi fisik yang terkuras habis membuat remaja berusia enam belas tahun ini akhirnya jatuh pingsan usai berhasil membawa sang balita tiba di puskesmas terdekat.