Program siniar dan siaran interaktif Ngobras Pro1 yang disiarkan RRI Surabaya pada Kamis, 20 Agustus 2026, menghadirkan suasana hangat dan inspiratif. Acara yang dipandu oleh penyiar Joe Adi Yuanda tersebut menampilkan kehadiran para talenta muda berbakat, di antaranya Malaika, Chipi, dan Salsalia.
Berdasarkan laporan, ketiga remaja yang masih duduk di bangku kelas 9 SMP ini tampak antusias merespons berbagai pertanyaan dari pendengar. Kepercayaan diri yang mereka tunjukkan merupakan hasil dari kebiasaan berlatih public speaking melalui wadah pembinaan PBI Talent Community.
Salah satu peserta, Salsalia, membagikan kisahnya mengenai perjuangan mengatasi rasa canggung dan takut tampil di depan umum. "Awalnya saya sangat takut dan merasa tidak percaya diri. Saya merasa teman-teman sudah hebat, sedangkan saya baru mulai dan tertinggal jauh," ungkapnya mengenang awal mula perjalanannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerasaan serupa juga dirasakan oleh Clearetta Cahaya atau yang akrab disapa Chipi. Ia mengaku sempat merasa sangat gugup hingga ingin kabur ketika pertama kali diperkenalkan dengan dunia public speaking oleh sang ibu, sebelum akhirnya berhasil menemukan banyak manfaat untuk mendukung hobinya di bidang seni tari.
Dalam sesi berbagi tips, para talenta muda ini menyarankan pentingnya memahami materi secara matang serta berlatih secara konsisten. Salsalia menambahkan bahwa rasa grogi biasanya hanya datang di awal, namun akan perlahan mencair begitu mereka mulai berbicara di hadapan publik.
Sementara itu, Founder PBI Talent Community, Sammy Joe, menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang ekonomi. "Kekayaan itu relatif. Di PBI beragam latar belakang. Yang penting semangat, bakat, dan kemauan belajar, bukan harta," tegasnya menanggapi pertanyaan pendengar.
Sebagaimana diwartakan, lembaga pelatihan Pintar Bicara Indonesia yang berdiri sejak 2018 ini terus berkomitmen membangun karakter, kemandirian, dan ruang ekspresi yang inklusif bagi anak-anak. Melalui disiplin dan dukungan penuh orang tua, talenta-talenta muda ini dibimbing untuk terus bersinar dan menggapai prestasi.