Dikutip dari laporan Liputan6.com, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan memberikan penjelasan terkait kendaraan mewah BMW X5 yang sempat viral karena mengalami mogok di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Berdasarkan laporan media, mobil tersebut tidak dapat langsung dievakuasi menggunakan kendaraan derek milik Dishub karena mengalami mati total pada sistem kelistrikannya, sehingga tidak bisa didorong sama sekali oleh petugas di lapangan.
Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, menyatakan bahwa kondisi kendaraan mewah tersebut sangat menyulitkan proses evakuasi cepat di tengah jalan raya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Iya tidak bisa diderek pakai derek Dishub karena sama sekali mati total tidak bisa di dorong sedikitpun kendaraannya, mungkin karena mobil mewah", ujar Bernad saat dikonfirmasi oleh awak media.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evakuasi BMW X5 tersebut terpaksa memakan waktu hingga berjam-jam lamanya karena harus menunggu kehadiran teknisi serta kendaraan towing khusus dari bengkel resmi.
Sebagaimana diwartakan, selama kendaraan masih menghalangi badan jalan, petugas gabungan Sudinhub Jakarta Selatan tetap siaga melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan panjang.
Insiden kemacetan ini sebelumnya sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh salah satu pengguna Threads yang mengeluhkan waktu tempuh perjalanan terhambat akibat antrean kendaraan di Jalan Prof. Dr. Satrio.
Pemilik kendaraan yang kemudian diketahui bernama Yola akhirnya muncul dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pengguna jalan melalui akun media sosial pribadinya atas gangguan lalu lintas yang terjadi.