Sebagaimana diwartakan dalam laporan media setempat, sebuah rekaman video aksi balap liar yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mendadak viral di berbagai platform media sosial pada Rabu (19/8/2026). Dalam video tersebut, sekelompok remaja nekat memblokir jalur jalan raya demi menggelar adu kecepatan.
Berdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram @infodemakraya, aksi tidak terpuji itu sontak memicu kemarahan para pengguna jalan lain yang merasa terganggu. Sejumlah pengendara yang terjebak di belakang rombongan balap liar tersebut terpaksa membunyikan klakson secara bersahutan karena laju kendaraan mereka dihentikan paksa.
Dalam video amatir itu, terlihat beberapa sepeda motor modifikasi ceper digeber di tengah jalan raya. Mereka memanfaatkan salah satu ruas jalan utama untuk kepentingan kelompoknya sendiri tanpa memedulikan keselamatan maupun kepentingan umum.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenanggapi viralnya video tersebut, Kanit Lantas Polsek Pedurungan, Iptu Darwis, membenarkan adanya kejadian balap liar yang berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara.
Kendati demikian, para pelaku aksi balap liar tersebut langsung kocar-kacir membubarkan diri begitu melihat kedatangan petugas yang menyamar menggunakan kendaraan biasa. "Sudah kita periksa, itu sudah mau bubar. Di depan Indomaret," ujar Darwis saat memberikan keterangan di Polsek Pedurungan.
Dari hasil penelusuran di lapangan, aparat kepolisian mengamankan setidaknya tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi terlarang tersebut. Para pelaku dilaporkan langsung melarikan diri masuk ke gang-gang pemukiman warga guna menghindari kejaran petugas.
Iptu Darwis menambahkan bahwa aksi balap liar yang dilakukan pada siang bolong di kawasan tersebut merupakan kejadian yang tergolong baru. Pihak kepolisian sendiri menegaskan akan terus menggencarkan patroli dan penertiban guna memberikan efek jera kepada para pelaku balap liar di wilayah Semarang.