Dinosaurus non-burung memiliki batasan ukuran tubuh yang unik selama lebih dari 180 juta tahun masa kejayaan mereka di muka bumi. Berdasarkan pengamatan Kabayan News dari laporan StudyFinds, bobot tubuh terkecil dari makhluk purba tersebut saat dewasa mencapai sekitar 400 gram yang setara dengan berat satu kaleng sup.
Penelitian yang dipimpin oleh Stephanie C. Lechki dari Princeton University berupaya memecahkan misteri lama mengenai alasan kelompok hewan purba itu terkunci dalam ukuran tubuh besar. Mengutip laporan StudyFinds, studi yang diterbitkan dalam jurnal Evolution tersebut menguji kerangka ilmiah yang menghubungkan ukuran tubuh dengan efisiensi energi serta reproduksi hewan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, tim peneliti mengumpulkan data massa tubuh dari ribuan spesies termasuk mamalia, burung, reptil, hingga 515 spesies dinosaurus non-burung. Hasilnya menunjukkan bahwa model energi biologis gagal menjelaskan mengapa dinosaurus terkecil memiliki berat ratusan gram, sementara burung modern bisa jauh lebih ringan.
Kendati para ilmuwan kerap menduga fosil hewan berukuran kecil sulit terawetkan, temuan di situs fosil kaya spesimen kecil seperti Jehol Group di Tiongkok tetap nihil dari jejak dinosaurus dewasa di bawah 300 gram. Sebagaimana dilaporkan, kondisi ini membuktikan bahwa ketiadaan dinosaurus bertubuh sangat kecil merupakan sebuah fakta evolusi yang nyata.
Para peneliti mendapati bahwa tekanan ekologis serta persaingan ketat dari mamalia purba menjadi faktor utama pembatas ukuran tersebut. Pada masa lampau, mamalia berukuran kecil sudah mendominasi dan mengisi seluruh relung ekosistem yang seharusnya dapat ditempati oleh dinosaurus kecil.
Perubahan drastis baru terjadi ketika burung purba mengembangkan kemampuan terbang selama periode Early Cretaceous yang membebaskan mereka dari kungkungan ekosistem darat. Berdasarkan keterangan studi, penemuan ini menegaskan bahwa sejarah ukuran tubuh makhluk hidup dibentuk oleh kombinasi biologi, kompetisi, dan dinamika lingkungan.