Bintang Suhail atau Canopus dijadwalkan muncul di langit Arab Saudi pada 26 Agustus mendatang, menandai awal penurunan suhu panas musim panas secara bertahap di kawasan Semenanjung Arab.
Anggota Klub Astronomi dan Ruang Angkasa, Mohammed Enad Al-Huzaimi menjelaskan bahwa bintang tersebut terletak di konstelasi Carina dan berada pada jarak sekitar 310 tahun cahaya dari Bumi.
"Bintang Suhail merupakan bintang paling terang kedua di langit malam setelah Sirius," ujar Al-Huzaimi sebagaimana dilaporkan Saudi Gazette.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan pengamatan astronomi, kemunculan bintang ini di wilayah Perbatasan Utara Arab Saudi dimulai setiap tanggal 26 Agustus pada pukul 05.51 waktu setempat, mendahului matahari terbit.
Meskipun pada awalnya sulit terlihat dengan mata telanjang akibat cahaya fajar dan posisinya dekat horizon, bintang tersebut dapat diamati secara jelas pada sepertiga awal September.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, fenomena astronomi ini secara historis menjadi penanda penting bagi masyarakat Arab dalam memantau perubahan cuaca, durasi siang hari yang lebih pendek, serta penurunan suhu malam hari.
Musim Suhail berlangsung selama 52 hari dan terbagi menjadi empat periode masing-masing 13 hari, yakni Al-Tarfah, Al-Jabhah, Al-Zubrah, serta Al-Sarfah yang menandai meredanya panas ekstrem.