Rachmawati Soekarnoputri merupakan politikus sekaligus putri ketiga dari Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno dan Fatmawati. Lahir pada 27 September 1950, ia dikenal luas sebagai tokoh yang aktif mendirikan sejumlah organisasi politik serta yayasan pendidikan guna melestarikan pemikiran Bung Karno.
Perjalanan karier politiknya dimulai secara aktif setelah kejatuhan rezim Orde Baru pada pertengahan 2001 dengan mendirikan Forum Nasional serta Partai Pelopor. Langkah politiknya berlanjut ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra dan menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLatar belakang pendidikannya ditempuh di Perguruan Cikini dan SMA Santa Ursula sebelum melanjutkan studi hukum di Universitas Indonesia. Meskipun sempat terkendala tekanan politik masa lalu, ia berhasil merampungkan gelar sarjana hingga magister hukum di Universitas Bung Karno.
Kehidupan pribadinya mencakup perjalanan pernikahan dengan beberapa tokoh serta dikaruniai buah hati yang melanjutkan kiprah di berbagai bidang. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok teguh pendirian dalam memperjuangkan nilai-nilai nasionalisme dan ideologi bangsa.
Akhir Hayat dan Persemayaman Terakhir Sang Tokoh
Menjelang akhir hayatnya, ia sempat melakukan ziarah ke makam sang ayah tercinta di Blitar dengan prosesi penghormatan khusus. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kenangan bermakna sebelum kesehatannya mulai menurun akibat paparan virus.
Pada 3 Juli 2021, ia berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto akibat terinfeksi COVID-19. Kepergian tokoh nasional ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta dunia politik tanah air.
Prosesi pemakaman dilangsungkan dengan penghormatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat. Letak pusaranya ditempatkan berdampingan dengan makam sang ibunda tercinta, Fatmawati.
Warisan pemikiran serta kontribusinya dalam kancah politik nasional terus dikenang oleh masyarakat luas sebagai bagian dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia.