Asisten virtual cerdas Revolut bernama Rita melakukan kesalahan penagihan biaya pembatalan kepada pelanggan yang ingin mengakhiri langganan premium setelah perusahaan memangkas fasilitas Wework.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, insiden ini memicu kekesalan para pengguna layanan bank digital tersebut karena mereka harus membayar biaya pembatalan secara tidak adil akibat perubahan kebijakan sepihak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana dilaporkan oleh City AM, chatbot bernama lengkap Revolut Intelligence Troubleshooting Assistant itu meminta pengguna melunasi denda ketika mereka berniat menurunkan paket langganan bulanan.
Krisis kecil ini bermula dari langkah Revolut memotong jumlah lokasi Wework gratis yang tersedia bagi anggota paket Ultra tanpa pemberitahuan memadai sebelumnya kepada publik.
Berdasarkan analisis Kabayan News, insiden teknis ini mencerminkan celah koordinasi dalam sistem otomatisasi layanan pelanggan ketika perusahaan fintech melakukan penyesuaian produk.
Pihak manajemen Revolut akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pelanggan atas kesalahan sistem tersebut dan memastikan pembebasan biaya penalti bagi pengguna terdampak.