Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic resmi menyematkan watermark tak kasat mata pada setiap teks buatan model AI Claude demi mempermudah publik mendeteksi konten buatan mesin secara online.
Kebijakan ini diterapkan Anthropic setelah menandatangani Code of Practice on Transparency of AI-Generated Content di Uni Eropa, sebagaimana dilaporkan dari pengumuman resmi perusahaan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut pengamatan Kabayan News, watermark tersebut ditanamkan secara langsung ke dalam struktur kalimat tanpa merusak makna, kualitas, ataupun tingkat keterbacaan teks bagi pembaca manusia.
Dari analisis Kabayan News, tanda khusus ini dirancang agar mampu bertahan meski teks telah disalin, ditempel, atau mengalami penyuntingan ringan oleh pengguna.
Semua model Claude terbaru yang diluncurkan di wilayah Uni Eropa secara otomatis menerapkan fitur penyematan watermark tersebut tanpa memandang platform ataupun penyedia layanan cloud yang digunakan.
Anthropic juga berencana memperluas penerapan watermark ini ke model-model lama serta merilis alat pendeteksi khusus agar masyarakat dapat mengidentifikasi teks buatan AI dengan mudah.