Pencinta serial animasi asal Jepang tentu merasa bahwa tidak ada pengganti sempurna untuk Naruto setelah serial ikonik tersebut berakhir hampir satu dekade lalu. Serial petualangan ninja legendaris itu tetap melekat kuat dalam budaya pop global, terlebih dengan rencana adaptasi live-action yang sedang dikembangkan dalam waktu dekat.
Meskipun demikian, pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa penggemar setia tidak perlu berkecil hati karena masih ada beberapa judul serial animasi lain menawarkan tema serta dinamika karakter serupa. Berdasarkan analisis Kabayan News, empat pilihan judul serial animasi ini terbukti efektif mengisi kekosongan bagi penonton setia genre shonen.
Pilihan pertama jatuh pada Hunter x Hunter tahun 2011 sebagai mahakarya fantasi klasik yang ideal bagi penonton menyukai ujian berat serta sistem kekuatan rumit. Tokoh utama Gon memulai perjalanan panjang demi mencari sang ayah, menghadirkan trauma serta ambisi kuat mirip kisah perjalanan Uzumaki Naruto pada awal cerita.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelanjutnya, Black Clover menghadirkan kisah perjuangan karakter underdog bernama Asta sebagai anak yatim piatu tanpa kekuatan sihir yang bermimpi menjadi Raja Penyihir. Sebagaimana dilaporkan dalam ulasan media hiburan, persaingan ketat antara Asta dan rivalnya membawa nuansa kompetitif sangat kental bagi penonton.
Pilihan ketiga adalah My Hero Academia yang mengangkat kisah Izuku Midoriya atau Deku sebagai anak tanpa kekuatan khusus namun bercita-cita menjadi pahlawan nomor satu. Mengutip laporan pengamat industri hiburan, dinamika persaingan antara Deku dan Bakugo mengingatkan penggemar pada hubungan emosional antara Naruto dan Sasuke Uchiha.
Terakhir, serial terbaru Black Torch menawarkan kisah ninja modern melalui tokoh utama Jiro yang memiliki kemampuan berbicara dengan hewan serta ikatan dengan entitas iblis. Mengakhiri deretan rekomendasi ini, kehadiran elemen siluman serta trio karakter unik menjadikan rilisan tahun 2026 tersebut sebagai tontonan wajib.