Perusahaan kecerdasan buatan asal Tiongkok, DeepSeek, resmi meluncurkan versi lengkap dari model DeepSeek-V4-Pro-0813 yang kini dapat diakses melalui antarmuka web, aplikasi seluler, dan layanan API. Model terbaru ini dirancang khusus untuk menangani tugas-tugas agen AI otonom serta rekayasa perangkat lunak tingkat lanjut.
Dalam peluncurannya, perusahaan mengklaim bahwa kemampuan model ini mampu menyaingi model lain seperti Kimi K3 buatan Moonshot AI, namun tetap ditawarkan dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah. Pembaruan ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan dengan versi pratinjau yang pertama kali diperkenalkan pada bulan April lalu.
Selain model bahasa, perusahaan juga merilis perangkat pengembang open-source serta mengumumkan perubahan besar pada sistem penagihan API. Kebijakan baru tersebut mencakup kenaikan harga yang berkisar antara 50 persen hingga 1.100 persen tergantung pada waktu penggunaan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePembaruan layanan ini dirancang untuk menguji kelangsungan model bisnis jangka panjang perusahaan dalam mendukung operasional beban kerja kecerdasan buatan skala besar bagi para pengembang maupun pelaku usaha.
Peningkatan Performa Benchmark dan Rilis DeepSeek Harness
DeepSeek melaporkan bahwa model V4 Pro berhasil mencatatkan skor 62,7 pada benchmark DeepSWE untuk rekayasa perangkat lunak dunia nyata, meningkat drastis dari angka 12,8 pada pengujian sebelumnya. Model ini juga mencetak skor 87,9 pada pengujian Terminal Bench 2.1.
Meskipun lembaga independen Artificial Analysis memberikan skor Intelligence Index sebesar 53 untuk versi penalaran V4 Pro yang sedikit di bawah beberapa pesaing, keunggulan harga DeepSeek tetap menjadi daya tarik utama di pasar global.
Di samping pembaruan model, perusahaan meluncurkan DeepSeek Harness (dsh) v0.1 di bawah lisensi open-source MIT yang diposisikan sebagai alternatif bagi perangkat Claude Code milik Anthropic. Perangkat ini dibangun menggunakan arsitektur modular di mana seluruh komponen berfungsi sebagai plugin untuk agen pengkodean otonom.
Melalui perangkat open-source tersebut, para pengembang dapat lebih mudah mengatur dan mengoordinasikan agen pengkodean otonom di seluruh sistem file lokal maupun lingkungan pengembangan perangkat lunak.
Perubahan Sistem Penagihan API dan Strategi Bisnis
Perubahan paling mencolok dalam pembaruan ini adalah transisi sistem penagihan API dari tarif tetap menjadi sistem harga jam sibuk dan jam non-sibuk. Biaya keluaran untuk V4 Pro pada jam sibuk kini dipatok sebesar 3,96 dolar AS per juta token.
Meskipun mengalami kenaikan tarif yang cukup tinggi, biaya tersebut dinilai masih jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan berbagai alternatif dari perusahaan barat yang ada di pasaran saat ini. Kebijakan tarif baru ini mulai diterapkan secara efektif sejak 16 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan eWeek, langkah pemindahan V4 Pro ke dalam tingkat premium ini bertujuan untuk menguji apakah model bisnis yang berkelanjutan dapat dicapai tanpa harus terus mengandalkan strategi harga yang sangat murah.
Bagi tim perusahaan rintisan dan korporasi besar yang menjalankan beban kerja kecerdasan buatan berskala masif, penyesuaian tarif dan ketersediaan fitur baru ini menuntut perencanaan anggaran operasional yang lebih cermat.