Anti-kapitalisme merupakan ideologi politik dan gerakan sosial mencakup berbagai sikap serta gagasan penentangan terhadap sistem kapitalisme. Berdasarkan analisis Kabayan News, para pengikut paham ini berupaya memerangi dampak buruk pasar bebas sekaligus menggantinya dengan sistem alternatif seperti sosialisme maupun komunisme.
Bentuk penentangan ini berkisar dari posisi reformis hingga radikal, di mana posisi reformis berfokus membatasi kekuasaan korporasi dan menentang kebijakan neoliberalisme. Sebagaimana dilaporkan catatan sejarah, prinsip utama gerakan ini mencakup komitmen terhadap demokrasi serta egalitariatisme dalam tatanan sosial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejarah kemunculan awal oposisi terhadap kapitalisme berakar dari abad ke-17 ketika pemilik tanah feodal terancam oleh peningkatan kekuatan para pemilik bisnis. Revolusi Industri pada abad ke-19 kemudian mendorong produksi massal dan pertumbuhan kelas pekerja yang terorganisasi dalam serikat buruh.
Perkembangan gerakan kontemporer menemukan akarnya dari gerakan Kiri Baru dan kontrabudaya era 1960-an sebelum akhirnya bersatu dengan isu lingkungan hidup serta politik hijau. Mengutip laporan terkait, gelombang protes global pasca krisis finansial tahun 2008 turut mempopulerkan kembali gagasan penentangan ketimpangan ekonomi ini.