Definisi negative liberty merujuk pada konsep kebebasan dari intervensi pihak lain serta ketiadaan hambatan eksternal yang membatasi tindakan seseorang. Sebagaimana dilaporkan dalam literatur filsafat, gagasan ini berfokus pada ruang pribadi individu yang harus bebas dari campur tangan luar.
Berdasarkan catatan historis, pembedaan antara kebebasan negatif dan positif pertama kali dipopulerkan oleh T.H. Green dan Guido De Ruggiero, lalu dikenal luas melalui kuliah Isaiah Berlin pada tahun 1958 berjudul Two Concepts of Liberty. Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa perdebatan mengenai batasan antara otoritas publik dan privasi individu terus menjadi topik utama dalam tradisi liberal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeThomas Hobbes dalam karyanya Leviathan mendefinisikan manusia merdeka sebagai seseorang yang tidak mendapat halangan untuk melakukan apa yang dikehendaki sesuai kekuatan dan kemampuannya. Pemikiran tersebut meletakkan fondasi awal mengenai pentingnya memahami batasan kekuasaan mutlak guna menjaga tatanan sosial.
Kendati demikian, sejumlah pemikir sosial seperti Charles Taylor mengkritik pandangan tersebut karena dianggap terlalu sederhana dan mengabaikan ketimpangan sosial ekonomi. Menurut analisis Kabayan News, diskusi panjang mengenai keseimbangan antara kebebasan individu dan intervensi negara tetap relevan dalam membentuk kebijakan masyarakat modern.