Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Utara resmi melakukan penyegaran organisasi di tingkat daerah. Langkah ini ditandai dengan penunjukan Liem Daniel Rialdy Halim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Penunjukan tersebut dilakukan guna mengisi kekosongan kepemimpinan sekaligus mempercepat restrukturisasi kepengurusan. Langkah strategis ini diambil sembari menunggu diterbitkannya Surat Keputusan (SK) definitif dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk periode 2026–2029.
Keputusan penting ini tertuang dalam Surat Tugas Nomor 095/ST/DPW-NasDem/VII/2026. Surat resmi tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH, bersama Sekretaris Michael Thungari, SE., MM, pada 22 Juli 2026 di Manado.
Tak hanya menetapkan Liem Daniel Rialdy Halim, DPW NasDem Sulut juga menyusun jajaran pengurus Plt lainnya. Elians Bawole, SE., MM dan Evenson Liempepas ditunjuk sebagai Wakil Ketua, Heddy Janis menjabat Sekretaris, serta Oldin Kalangit dipercaya memegang posisi Bendahara.
Melalui surat tugas tersebut, jajaran Plt DPD NasDem Sitaro mengemban mandat penting untuk menjalankan roda organisasi. Mereka ditargetkan menyelesaikan penyegaran kepengurusan DPD paling lambat 1 Agustus 2026, serta membentuk kepengurusan DPC di seluruh wilayah Sitaro hingga 20 Agustus 2026.
Seluruh perkembangan pelaksanaan tugas wajib dilaporkan secara berkala kepada Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Utara. Hal ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi serta pengawasan intensif terhadap dinamika konsolidasi organisasi di daerah.
Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Utara, Michael Thungari, menegaskan bahwa penunjukan Plt ini merupakan langkah transisi organisasi. Menurutnya, kinerja jajaran Plt akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pengurus pusat.
"Betul, itu pelaksana tugas ketua sambil menunggu SK resmi dari DPP. Apabila mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan, tentu akan menjadi bagian dari proses evaluasi organisasi," ujar Michael saat memberikan konfirmasi.