Konflik internal Los Angeles Lakers semakin memanas di tengah dinamika penjualan saham keluarga Buss dan upaya mempertahankan kekuasaan bagi Jeanie Buss. Berdasarkan laporan Dan Woike dan Sam Amick dari The Athletic, Jeanie Buss terbuka untuk mengeksplorasi opsi membeli sisa saham dari anggota keluarga demi mengamankan minimal 15 persen kepemilikan dan tetap memegang kendali klub.
Berdasarkan analisis media, langkah tersebut diambil sebagai strategi bertahan di tengah ketegangan keluarga yang melibatkan rencana akuisisi oleh miliarder Bob Iger dan Josh Kushner. Meskipun opsi pembelian saham keluarga tampak sulit terwujud karena masalah dana, kontrak yang mengikat Jeanie sebagai gubernur klub selama lima tahun dari kepemilikan sebelumnya tetap menjadi bagian penting dari transaksi yang berjalan.
Di sisi lain, ketegangan juga merembet ke ranah media setelah pengacara Jeanie Buss melayangkan kritik keras terhadap jurnalis ESPN Shams Charania. Melalui laporan media, pengacara klub menuding pemberitaan Shams mengenai penjualan saham oleh enam saudara keluarga Buss kepada Iger dan Kushner didasari informasi palsu dari pihak internal yang ingin menjatuhkan posisi Jeanie.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenanggapi tudingan tersebut, Shams Charania memberikan perlawanan terbuka saat tampil dalam program bincang-bincang The Pat McAfee Show untuk mempertahankan integritas laporannya. Di tengah kisruh perebutan pengaruh ini, laporan Financial Times juga mengungkap bahwa Mark Walter sempat bernegosiasi dengan Apollo Global Management untuk mengajukan pinjaman multimiliar dolar dengan menjaminkan saham Lakers miliknya sebelum akhirnya sepakat menjual klub.