Chicago Bulls dikabarkan mempertimbangkan perekrutan restricted free agent Bennedict Mathurin untuk mengisi sisa slot roster menggunakan fasilitas room mid-level exception senilai 9,4 juta dolar AS pada musim depan. Berdasarkan laporan NBA insider Marc Stein awal pekan ini, Chicago Bulls bersama New Orleans Pelicans dan Milwaukee Bucks masih aktif menjalin komunikasi dengan perwakilan pemain berusia 24 tahun tersebut.
Meskipun menawarkan kemampuan mencetak angka yang mumpuni, analisis pengamat basket menilai profil permainan Mathurin belum sepenuhnya ideal bagi kebutuhan taktik Chicago Bulls saat ini. Sepanjang kariernya, pemain posisi swingman ini mencatatkan persentase tembakan tiga angka yang inkonsisten, termasuk hanya mencetak akurasi 20,7 persen dari garis tripoin setelah bergabung dengan Los Angeles Clippers.
Kendala lain terlihat dari aspek kreativitas serangan dan ketahanan pertahanan karena rekam jejak menunjukkan jumlah turnover miliknya kerap melampaui catatan assist. Selain itu, tingkat konsistensi dalam bertahan juga menjadi catatan tersendiri mengingat Chicago Bulls sudah memiliki pemain belakang seperti Josh Giddey dan Norman Powell.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, manajemen Chicago Bulls memandang perburuan terhadap mantan pemain Indiana Pacers tersebut sebagai perjudian yang layak dicoba demi mengumpulkan talenta muda potensial. "Bulls tidak sedang memburu target juara instan sehingga prioritas utama adalah mendatangkan sebanyak mungkin bakat potensial ke dalam tim," tulis laporan analisis pengamat.
Dengan keunggulan fisik mumpuni, agresivitas menerobos ke area ring, serta kemampuan mendulang poin secara konsisten, Bennedict Mathurin dinilai memiliki ruang perkembangan besar. Perekrutan ini memberikan kesempatan bagi tim asuhan pelatih Chicago Bulls untuk menguji kapasitas maksimal sang pemain dalam skuad masa depan.