Tempat tidur Soekarno di Rumah Sejarah Rengasdengklok Karawang menyimpan fakta unik karena usianya terbukti lebih tua dari bangunan rumah tempat ia diasingkan menjelang proklamasi kemerdekaan RI pada 16 Agustus 1945.
Bangunan yang terletak di Karawang, Jawa Barat, tersebut merupakan milik seorang petani keturunan Tionghoa bernama Djiauw Kie Siong dan dibangun pada tahun 1920-an saat pemiliknya berusia 40 tahun.
Keluarga pengelola dari generasi ketiga, Lani, menjelaskan bahwa dipan kayu berwarna hitam yang dipakai Soekarno beristirahat sudah ada sebelum rumah bersejarah seluas itu didirikan lebih dari 1 abad silam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun sejumlah perabotan lain seperti lemari pakaian berusia 80 tahun dan kaca besar masih dipertahankan, bagian laci kecil pada tempat tidur tersebut kini sudah hilang dimakan usia.
Keaslian Perabotan dan Aturan Ketat Pengunjung
Pengelola Rumah Sejarah Rengasdengklok tetap menjaga keaslian berbagai perabotan peninggalan masa lalu, termasuk meja kerja dan kamar tidur yang pernah digunakan oleh Soekarno serta Mohammad Hatta.
Kamar tidur Soekarno yang terletak di sisi sebelah kanan dihiasi dengan sejumlah bingkai foto, lemari pakaian, serta sebuah lukisan macan di dinding ruangan tersebut.
Seluruh pengunjung yang datang tidak diperbolehkan menduduki tempat tidur maupun kursi kerja demi merawat benda bersejarah yang sering dikaitkan dengan mitos setempat oleh warga.
Wisatawan dapat mengunjungi lokasi bersejarah ini setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tanpa dikenakan tarif tiket masuk, melainkan hanya kotak donasi sukarela.