Sebagaimana diwartakan oleh media internasional El Universo, Tribunal de GarantÃas Penales dalam kasus yang dikenal sebagai kasus Triple A menjatuhkan vonis penjara selama 6 tahun 8 bulan kepada Wali Kota Guayaquil, Aquiles Alvarez, atas keterlibatannya dalam tindak pidana komersialisasi ilegal hidrokarbon.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, pengadilan menyatakan bahwa Alvarez terbukti berperan sebagai pelaku langsung dalam skema penyimpangan bahan bakar bersubsidi. Dalam kapasitasnya sebagai perwakilan hukum, presiden, serta pemegang saham mayoritas di sejumlah perusahaan terkait, ia dinilai mengorganisasi dan mengarahkan operasional bisnis untuk mendistribusikan bahan bakar di luar segmen yang sah.
Selain menjatuhkan hukuman badan kepada sang wali kota, majelis hakim juga memerintahkan penutupan serta pembubaran definitif terhadap enam perusahaan yang terseret dalam jaringan korporasi tersebut. Perusahaan-perusahaan yang mencakup Copedesa, Corpalubri, Ternape, Fuelcorp, Indudiésel, dan Harsajudi itu masing-masing diwajibkan membayar denda sebesar 1.000 gaji pokok unifikasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan hasil audit keuangan yang dihadirkan dalam persidangan, pengadilan menetapkan kewajiban ganti rugi materiil kepada negara sebesar lebih dari 61 juta dolar Amerika Serikat. Angka fantastis tersebut dihitung berdasarkan kerugian serta potensi keuntungan yang hilang akibat penyalahgunaan distribusi bahan bakar bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor-sektor tertentu.
Pihak Kejaksaan dalam persidangan mengungkapkan bahwa sindikat ini menggunakan modus operandi pengalihan bahan bakar bersubsidi dari sektor otomotif dan pelayaran nasional ke segmen industri serta pelayaran internasional. Keputusan hukum ini menambah daftar panjang kasus korupsi kelas kakap yang melibatkan figur politik penting di Ekuador.