Fikayo Tomori masuk dalam daftar jual AC Milan setelah sang pemain dipastikan tidak masuk rencana teknis klub untuk musim kompetisi mendatang. Keputusan tegas Rossoneri ini menandai babak baru bagi bek asal Inggris tersebut yang kini memasuki tahun terakhir kontraknya di San Siro.
Berdasarkan laporan jurnalis Italia Peppe Di Stefano, pelatih AC Milan Ruben Amorim tidak menyertakan Tomori dalam proyek tim ke depan. Kondisi ini memaksa manajemen Milan segera melepas pemain berusia 28 tahun itu demi mendapatkan keuntungan finansial sebelum kontraknya berakhir secara cuma-cuma.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNewcastle United menunjukkan ketertarikan serius terhadap mantan bek Chelsea tersebut. Dari analisis Kabayan News, The Magpies membutuhkan sosok bek tangguh guna meremajakan lini pertahanan mengingat Dan Burn serta Fabian Schar sudah menginjak usia kepala tiga.
Selain Newcastle United, Coventry City juga dikabarkan memantau situasi Tomori dengan saksama. "Frank Lampard memahami kualitas bek ini dan ingin memperkuat tim setelah kembali ke Premier League," sebagaimana dilaporkan beberapa sumber internal klub.
Keinginan Tomori untuk kembali berkarier di Inggris menjadi sinyal positif bagi klub-klub peminat. Sang pemain bahkan sempat menolak tawaran dari Saudi Pro League demi menjaga peluang bermain di kompetisi papan atas Eropa.
AC Milan kini tengah berupaya mempercepat proses kepindahan Tomori. Analisis Kabayan News menunjukkan bahwa status "dibekukan" dari tim utama bisa menurunkan posisi tawar Milan, sehingga klub tersebut mungkin lebih fleksibel terkait harga jual agar transfer segera rampung sebelum jendela bursa ditutup.