Film Backrooms mencatatkan sejarah baru di kancah perfilman horor psikologis global setelah meraup pendapatan fantastis dan memecahkan rekor box office di bawah naungan rumah produksi A24. Berdasarkan laporan media, karya layar lebar debut dari sutradara muda Kane Parsons ini diadaptasi dari seri web populer internet yang bersumber dari kisah viral creepypasta.
Berdasarkan analisis awak media, daya tarik utama film ini terletak pada eksplorasi dimensi ruang liminal tanpa batas yang dipenuhi teror psikologis mendalam serta visual mengerikan. Cerita berpusat pada seorang pemilik toko furnitur bernama Clark yang diperankan oleh Chiwetel Ejiofor bersama terapisnya Mary diperankan oleh Renate Reinsve saat mereka terjebak dalam labirin dimensi asing.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProses produksi film ini melibatkan pembangunan set fisik seluas ribuan kaki persegi di Vancouver dengan memanfaatkan perangkat lunak 3D demi menciptakan ilusi ruang arsitektural yang surealis. Keberhasilan komersial tersebut sekaligus menempatkan Kane Parsons sebagai pembuat film termuda yang mampu merajai puncak tangga box office Amerika Serikat.
Ulasan dari berbagai kritikus memuji atmosfer mencekam serta kedalaman cerita yang konsisten dengan akar narasi digital sang sutradara di YouTube. Pencapaian ini membuktikan bahwa adaptasi konten digital mampu bertransformasi menjadi fenomena layar lebar yang sukses secara komersial maupun artistik.