Tensi menjelang laga puncak final Piala Dunia 2026 kian memanas setelah bek Timnas Spanyol, Aymeric Laporte, melontarkan peringatan keras kepada Argentina. Berdasarkan jadwal resmi, pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion New York New Jersey pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Laporte menilai tim juara bertahan tersebut kerap bermain di batas aturan dan memanfaatkan agresivitas berlebih untuk mengganggu konsentrasi lawan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Komentar miring tersebut muncul setelah Argentina berhasil menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 di babak semifinal melalui aksi comeback dramatis pada menit-menit akhir. Dari pantauan redaksi, laga semifinal itu diwarnai oleh sejumlah insiden panas di atas lapangan, mulai dari benturan fisik yang keras antarpemain hingga keributan selepas pertandingan yang melibatkan Jude Bellingham dan Valentin Barco.
Meskipun demikian, Aymeric Laporte mengaku tidak mempermasalahkan permainan fisik selama masih berada dalam koridor peraturan yang berlaku. Namun, ia menilai beberapa tindakan para pemain Argentina di turnamen ini sudah melewati batas dan seharusnya mendapat hukuman tegas dari pengadil lapangan.
"Saya sama sekali tidak khawatir tentang agresi dalam sepak bola. Jika itu ditoleransi dan wasit melakukan pekerjaannya, saya tidak punya masalah dengan itu," kata Aymeric Laporte seperti dikutip dari Tribunnews. Menurutnya, dalam pertandingan terakhir terlihat banyak tindakan keras yang dibiarkan tanpa hukuman, terutama saat melawan Argentina yang dinilai meninggalkan banyak bekas luka.
Mantan bek Manchester City tersebut juga menegaskan bahwa Spanyol tidak akan mengubah identitas permainannya meskipun harus menghadapi tim dengan mental bertarung yang sangat tinggi. Ia memastikan skuad La Roja akan tetap mengedepankan permainan bersih serta menjunjung tinggi sportivitas di lapangan hijau.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, tensi tinggi ini diprediksi akan membuat laga final berjalan dengan ketat. Football Enthusiast Gigih turut menilai bahwa Argentina memiliki mental pemenang yang kuat, sehingga Spanyol wajib meningkatkan kewaspadaan mereka jika ingin merebut trofi juara dunia tahun ini.