Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Amazon Digugat Usai Remaja Terluka...
BERITA

Amazon Digugat Usai Remaja Terluka Parah dalam Kecelakaan Bus Sekolah

By Dewi Lestari • 2 min read • 19 Juli 2026
Truk pengangkut barang Amazon yang terlibat dalam gugatan hukum akibat kecelakaan lalu lintas

Truk pengangkut barang Amazon yang terlibat dalam gugatan hukum akibat kecelakaan lalu lintas

Keluarga dari seorang remaja asal Indiana yang mengalami cedera otak traumatis tahun lalu resmi menggugat raksasa e-commerce Amazon, sebuah perusahaan truk, dan pejabat wilayah setempat. Gugatan ini dilayangkan karena mereka dinilai gagal menghentikan seorang pengemudi dengan rekam jejak pelanggaran lalu lintas dan penggunaan narkoba selama 20 tahun untuk tetap berkendara di jalan raya.

Peristiwa tragis ini terjadi pada 8 Mei 2025 ketika Lucas Bradshaw yang saat itu berusia 16 tahun sedang dalam perjalanan bersama tim bisbol junior varsity miliknya. Tiba-tiba, sebuah truk yang dikemudikan oleh Shawn Akison berusia 42 tahun menghantam bagian belakang bus sekolah mini mereka dengan sangat keras hingga membalikkan kendaraan tersebut.

Berdasarkan dokumen gugatan di pengadilan negeri, Akison diketahui mengemudi di bawah pengaruh obat terlarang jenis fentanyl dan sedang menggunakan aplikasi Amazon di ponselnya. Tidak hanya itu, ia juga melaju dengan kecepatan lebih dari 75 mph di zona yang seharusnya berkecepatan maksimal 45 mph, yang menyebabkan Bradshaw terlempar sekitar 75 kaki dari bus.

Akibat kecelakaan mengerikan tersebut, Bradshaw harus segera menjalani operasi otak darurat dan sempat mengalami koma selama 54 hari. Remaja tersebut harus menghabiskan total 125 hari di rumah sakit dan menjalani rehabilitasi intensif karena menderita cedera otak traumatis yang parah, pendarahan otak, patah tulang wajah, serta patah tangan.

Pihak keluarga kini menuntut ganti rugi dari Amazon dan Elite Courier, perusahaan truk asal Illinois yang mempekerjakan Akison. Mereka menilai kedua perusahaan tersebut tidak melakukan pemeriksaan latar belakang (background check) dengan benar, mengingat Akison memiliki rekam jejak buruk termasuk mengemudi dengan SIM dicabut dan kepemilikan heroin.

"Ini adalah sebuah tragedi, dan hati kami bersama keluarga yang terdampak saat mereka pulih, serta seluruh komunitas LaPorte County," ujar seorang juru bicara Amazon memberikan pernyataan. Pihak Amazon sendiri enggan berkomentar lebih lanjut karena kasus ini telah masuk ke dalam ranah hukum yang aktif.

Selain perusahaan, gugatan juga diarahkan kepada St. Joseph County karena kepolisian setempat dianggap lalai. Polisi diduga sempat mengejar truk Akison yang berkendara ugal-ugalan pada hari kejadian, namun menghentikan pengejaran begitu saja tanpa melapor ke wilayah tetangga setelah pelaku melewati batas wilayah kabupaten.

Topics
amazon kecelakaan bus cedera otak gugatan hukum amerika serikat berita internasional
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.