Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 diprediksi menjadi salah satu agenda astronomi paling memukau tahun ini. Berdasarkan laporan BBC Sky at Night Magazine, fenomena agung tersebut bakal menyajikan pemandangan ketika Bulan menutupi Matahari secara utuh bagi pengamat di kawasan tertentu.
Wilayah seperti Greenland, Islandia, Spanyol, serta sebagian kecil wilayah utara Portugal mendapat keistimewaan menyaksikan langsung jalur totalitas gerhana ini. Sementara itu, sebagian besar daratan Eropa, Britania Raya, hingga pesisir utara Amerika Serikat dan Kanada kebagian momen gerhana matahari sebagian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAnalisis tim redaksi menunjukkan bahwa hari tersebut bakal mencatatkan rekor ganda bagi para pemburu langit malam. Pasalnya, tepat pada malam hari selepas gerhana, puncak hujan meteor Perseid yang terkenal spektakuler turut menghiasi angkasa raya secara bersamaan.
Berbagai persiapan mulai dilakukan para astronom amatir maupun profesional dengan merilis peta jalur, animasi NASA, serta panduan video observasi. Publik diimbau untuk memantau detail waktu pengamatan secara akurat agar tidak ketinggalan momentum langka gabungan dua fenomena kosmik dahsyat ini.