Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mewujudkan impian para siswa dan guru SMPN 4 Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara untuk memiliki gedung sekolah permanen setelah bertahun-tahun terpaksa harus belajar di ruangan berdinding papan yang kerap becek.
Bantuan pembangunan gedung baru tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Sumatera Utara senilai lebih dari Rp1,5 miliar guna menunjang fasilitas pendidikan yang layak bagi 45 siswa di daerah terpencil tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Bapak Gubernur, terima kasih atas perhatian Bapak di sekolah kami ini. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Sumatera Utara," ungkap salah seorang siswa kelas IX bernama Electra Stefani Harefa.
Gedung baru yang sedang dibangun itu mencakup tiga ruang kelas lengkap bersama perabotannya, ruang administrasi, serta fasilitas sanitasi berupa toilet representatif demi kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Perjuangan Siswa Nias Utara Belajar di Tengah Keterbatasan
Kepala SMPN 4 Sitolu Ori Teti Gea mengungkapkan bahwa sekolah tersebut awalnya hanya mempunyai tujuh siswa dan menumpang di gereja setempat sebelum warga membangun ruang kelas sederhana secara swadaya.
"Ada yang berangkat sejak pukul 06.00 pagi karena harus berjalan kaki dari rumah menuju sekolah," tutur Teti menceritakan perjuangan para murid yang harus menempuh jarak dua hingga lima kilometer.
Suasana belajar mengajar di sekolah itu sering kali terganggu ketika musim hujan tiba karena kondisi lingkungan sekitar menjadi becek serta banyaknya nyamuk yang masuk ke dalam ruang kelas berdinding kayu.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap kehadiran fasilitas sekolah permanen ini mampu mendongkrak kualitas pendidikan sekaligus memberikan rasa aman serta kenyamanan maksimal bagi para siswa di Nias Utara.