Kota Gyeongju bersiap menyambut putaran final Kejuaraan Esports Amatir Nasional ke-18 yang berlangsung pada akhir pekan ini di Gyeongju Indoor Gymnasium, Provinsi Gyeongsang Utara. Berdasarkan laporan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, turnamen tahunan ini diselenggarakan untuk memperkuat ekosistem kompetitif tingkat akar rumput.
Ajang bergengsi ini diorganisasi bersama oleh kementerian terkait, Asosiasi Esports Korea, Pemerintah Provinsi Gyeongsang Utara, Kota Gyeongju, serta Yayasan Kebudayaan Gyeongju. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2009, kompetisi tersebut berkomitmen membangun fondasi berkelanjutan bagi talenta muda sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah regional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebanyak 300 atlet dan ofisial dari 16 wilayah administratif setingkat provinsi di Korea Selatan dipastikan ambil bagian dalam turnamen akbar ini. Mereka akan mempertandingkan lima cabang gim populer, yaitu League of Legends, Eternal Return, EA Sports FC Online, Brawl Stars, dan Puyo Puyo eSports.
Para penonton dapat menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan secara langsung tanpa dipungut biaya tiket masuk di lokasi acara. Bagi penggemar yang berhalangan hadir, panitia menyediakan layanan siaran langsung melalui platform Naver Chzzk, SOOP, dan YouTube sepanjang akhir pekan.
Wilayah dengan pencapaian prestasi terbaik secara keseluruhan berhak membawa pulang trofi bergengsi President Award. Sementara itu, para pemenang di masing-masing kategori gim akan dianugerahi penghargaan Culture Minister Award sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.
Upacara pembukaan resmi dijadwalkan mulai pukul 12.00 siang pada hari Sabtu di area gimnasium utama. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung menarik, termasuk festival budaya yang bertepatan dengan perhelatan Gyeongju Waterfall Festival.
Perwakilan Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor industri permainan digital nasional. "Untuk membawa industri esports ke level berikutnya, kami harus membangun ekosistem amatir tingkat akar rumput yang lebih kuat di daerah," ujar pejabat kementerian tersebut.
Selain kompetisi utama, area venue juga menyediakan zona pengalaman interaktif khusus bagi penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut dipersiapkan menjelang penyelenggaraan Kejuaraan Esports Nasional Keempat untuk Penyandang Disabilitas yang dijadwalkan pada pekan mendatang.