Situs tiruan DeepSeek kini menjadi senjata baru bagi kelompok hacker berbahasa Mandarin untuk menjebak pengguna komputer berbasis sistem operasi Windows agar mengunduh perangkat lunak berbahaya. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, kampanye kejahatan siber ini memanfaatkan lonjakan popularitas kecerdasan buatan guna menyebarkan malware infeksius berkedok installer aplikasi resmi.
Sebagaimana dilaporkan oleh tim analis Zscaler ThreatLabz, para pelaku menggunakan portal berbasis AI guna meyakinkan korban lewat tampilan halaman unduh palsu yang menyerupai platform populer seperti DeepSeek, Quark Cloud, hingga Pony Activator. Installer tersebut dirancang licik menggunakan format Windows Installer MSI buatan WiX toolkit untuk menyembunyikan aktivitas jahat di balik proses instalasi biasa.
Mengutip laporan keamanan siber terkini, aksi ini melibatkan teknik dekripsi payload langsung di dalam memori komputer korban demi meminimalkan jejak digital pada penyimpanan disk. Setelah itu, pelaku memanfaatkan celah dari driver resmi Adlice TrueSight untuk melumpuhkan ratusan produk antivirus dan sistem pertahanan endpoint agar tidak mendeteksi kehadiran mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, kelumpuhan sistem keamanan ini membuka jalan lebar bagi penyebaran varian Gh0st RAT, yakni trojan akses jarak jauh yang memberikan kendali penuh kepada peretas atas perangkat korban. Pengamat menyarankan masyarakat agar selalu mengunduh aplikasi dari situs resmi terverifikasi dan mewaspadai file installer tidak dikenal demi menghindari ancaman pencurian data.