Harry Jowsey memberikan tanggapan tegas melalui akun Instagram miliknya untuk merespons polemik yang melibatkan para kontestan dari serial reality TV terbarunya, Let's Marry Harry. Langkah ini diambil setelah beberapa peserta wanita secara terbuka mengaku bahwa mereka tidak mengetahui bahwa acara kencan tersebut berpusat pada dirinya.
"Proses seleksi memakan waktu berbulan-bulan, mulai dari pemeriksaan latar belakang, evaluasi psikologis, hingga wawancara mendalam," ujar Harry menjelaskan proses panjang yang harus dilalui oleh setiap peserta sebelum terpilih masuk ke dalam acara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHarry juga mengingatkan bahwa pengumuman audisi program tersebut dilakukan secara terbuka pada tahun lalu, bahkan sempat didukung oleh penyanyi terkenal Sia untuk menarik minat publik. Menurutnya, mustahil jika para kontestan sama sekali tidak mengetahui konsep dasar dari acara yang mereka ikuti.
Dukungan Rekan Kontestan Lain
Dukungan Rekan Kontestan Lain
Kontroversi ini bermula ketika salah satu kontestan bernama Rickiyah McGrady mengunggah video di TikTok yang menyatakan bahwa separuh dari peserta wanita tidak tahu mereka akan dilamar oleh Harry. Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan sengit di media sosial menjelang penayangan episode reuni khusus pada 26 Agustus.
Sebagai balasan atas klaim tersebut, Harry menyoroti berbagai persiapan yang telah dilakukan para peserta, seperti memilih cincin pertunangan impian hingga mempersiapkan pakaian khusus. "Kalian diminta memilih cincin impian, lalu sekarang bilang tidak tahu acara apa yang didatangi," sindir Harry menanggapi kebohongan tersebut.
Di tengah perselisihan klaim tersebut, beberapa kontestan lain justru memilih untuk berdiri di pihak Harry dan membenarkan proses seleksi yang transparan. Lauren Hollinger dan Maya Avery merupakan dua peserta yang secara terbuka menyatakan bahwa semua kontestan sejak awal sudah mengetahui format acara tersebut.
Meski demikian, perseteruan di dunia maya tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat menyusul respons lanjutan dari Rickiyah melalui video pendek di platform TikTok. Situasi panas ini justru semakin meningkatkan antisipasi penonton menjelang acara reuni resmi mendatang.